Aceh Tengah Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

40

Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah konsen untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Bentuk dukungan tersebut dengan digelarnya Workshop pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung 27-29 Maret 2019 di Takengon.

Peserta workshop berjumlah 50 orang terdiri dari perwakilan Korem 011 Lilawangsa, kodim Aceh Tengah, Polres Aceh Tengah, BPBD seluruh Aceh, Dinas Sosial, Search and Rescue (SAR) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)

Ketua penyelenggara, Fazli menyebutkan Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petugas dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Selama tiga hari para peserta workshop akan mendapatkan materi serta praktek pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” sebut Fazli disela acara pembukaan workshop, Rabu (27/03) malam.

Kepala pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek menjelaskan bahwa dari bulan April hingga Juni mendatang di Aceh akan mengalami musim Kemarau.

“Dari April hingga nanti setelah bulan Ramadhan di Aceh akan memasuki fase musim kemarau, yang mungkin tingkat kebakaran akan meningkat” ujar Dadek.

Ketika membuka acara Workshop, Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Karimansyah menyoroti penyebab utama terjadinya kebakaran hutan dan lahan adalah akibat kelalaian dari masyarakat sekitar.

“Penyebab dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah tengah, biasanya karena kelalaian dari orang-orang yang berdekatan dengan lahan dan hutan” ujar Karimansyah.

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan menjadi hal yang sangat penting dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Lakukan pendekatan yang luas kepada masyarakat, karena dukungan dari masyarakat dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” kata Karimansyah. (Dian)