Asisten II Wakili Bupati Aceh Tengah Hadiri Raker UIN Ar-Raniry di Takengon

126

Takengon – Bupati Aceh Tengah diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah H. Harun Manzola, SE, MM menghadiri rapat kerja Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Tahun 2021 di Hotel Grand Bayu Hill Aceh Tengah, Rabu malam (2/6).

Hadir Dalam Raker tersebut Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin, AK., MA, Ketua Senat, Para Wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UIN Ar-Raniry, Kepala Kankemenag Kabupaten Aceh Tengah dan Wakil Rektor IAIN Takengon.

Ketua Panitia Drs. Syabuddin, M.Ag dalam laporannya mengatakan raker ini mengusung tema memperkuat atmosfer akademik dalam menunjang pencapaian akreditasi unggul , adapaun tujuan yang diharapkan dari raker ini untuk menyamakan persepsi komitmen dan langkah kerja dalam upaya pencapaian visi dan misi UIN Ar-Raniry.

Syabuddin menambahkan peserta raker berjumlah 70 orang dan acara ini sudah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah serta sudah memperoleh izin dari gugus covid setempat dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Sementara itu Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin mengatakan raker yang dilaksanakan di kota dingin ini sangat penting untuk menghasilkan rumusan-rumusan kerja ke depan baik evaluasi yang sedang berjalan maupun rangcangan di tahun yang akan datang.

Warul menambahkan raker kali ini tidak bisa dipisahkan dengan hubungan yang serasi serta historis antara UIN Ar-Raniry dengan Aceh Tengah, disamping tokoh-tokoh besar alumni UIN Ar-Raniry berasal dari Aceh Tengah yang berkiprah di Tingkat Provinsi dan Nasional.

Sebelumnya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Harun Manzola mengharapkan agar pelaksanaan rapat kerja ini dapat berjalan dengan baik mulai dari awal sampai dengan selesai .

“Mudah-mudahan kontribusi dan pemikiran yang dituangkan dalam raker ini dapat membantu percepatan perwujudan cita-cita Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menjadi sumber inspirasi dan referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan bisnis disektor agro and marine industry melalui riset yang inovatif, kreatif dan berdaya saing tinggi.” ujar Harun. (Gus/humas)