Bupati Buka Pembinaan Pengetahuan Kebencanaan, LIPGA Aceh Tengah

402

Takengon – LIPGA Aceh Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Aceh Tengah dan jajaran menyelengarakan kegiatan pembinaan pengetahuan kebencanaan menuju Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Aceh Tengah, mengambil tempat di, Aula Linge Land Hotel Takengon, Senin (21/11/2022).

Dihadiri sekaligus dibuka secara resmi, oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, dalam kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini, bupati menyampaikan, melalui kegiatan pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana sub kegiatan pengelolaan resiko bencana.

Dengan berbentuk kegiatan “pembinaan pengetahuan kebencanaan menuju desa tangguh bencana (Destana) di Kabupaten Aceh Tengah”, sangat lah singkron dengan kebutuhan Masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.

“Diharapkan melalui penanganan yang cepat dan tanggap diharapkan kebutuhan masyarakat di wilayah bencana dapat terlayani sehingga bisa mencegah kerugian yang lebih besar”, Terang Bupati Shabela.

Lebih lanjut Bupati, menjelaskan, Desa tangguh bencana merupakan desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.

“Melalui program ini kiranya dapat menjadikan masyarakatnya terlibat aktif dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko- risiko bencana yang ada di wilayah mereka, terutama dengan memanfaatkan sumber daya lokal”, Imbuhnya.

“Kita harapkan koordinasi antara semua pihak dalam penanganan pembinaan pengetahuan kebencanaan menuju desa tangguh bencana (Destana) di Kabupaten Aceh Tengah dapat terlaksana efektif dan efisien”, Harap Bupati dalam kesempatan tersebut.

“Kedepan, tugas kita bersama bagaimana meningkatkan kemampuan petugas melalui pelatihan berkelanjutan, selanjutnya meningkatkan kesadaran masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong, karena, bencana datang tidak pernah terduga, masyarakat adalah pihak terdepan yang mengalami sekaligus pihak yang bisa cepat melakukan penanganan darurat sebelum datang petugas”, Tandas Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar.

Setidaknya diikuti, 70 orang peserta dari beragam elemen, tampak hadir dalam acara tersebut, Anggota DRRA, Bardan Sahidi, Ph.D, Para unsur pimpinan daerah Kabupaten Aceh Tengah atau yang mewakili, Para kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintahan Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tengah Ir. Andalika, S.T, Kepala Walhi Aceh atau yang mewakili, Direktur Ekssekutif LSM LIPGA Aceh Tengah Sunardi Gustiawan. SB, M.A.P, dan Seluruh panitia dan peserta pembinaan pengetahuan kebencanaan menuju Desa Tangguh Bencana. (HMA/ProkopimAT)

X