Bupati Hadiri Peringatan dan Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H di Balai Pengajian KMAP Pusat Takengon

80

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah yang diselenggarakan oleh Paguyuban Kesejahteraan Masyarakat Aceh Pesisir (KMAP) di Balai Pengajian KMAP Pusat Takengon Kampung Belang Kolak I, Rabu (20/01).

Acara yang digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan itu, dihadiri oleh sejumlah Kepala SKPK, Unsur Pimpinan Kecamatan Bebesen, Reje dan Aparatur Kampung Belang Kolak I, serta para sesepuh dan tokoh masyarakat Aceh Pesisir yang berdomisili dan melebur menjadi bahagian masyarakat Gayo di Aceh Tengah.

Mengawali sambutannya, Bupati Shabela mengungkapkan rasa bahagia, karena kembali dapat hadir memenuhi undangan Pengurus KMAP dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, yang setiap tahunnya digelar sebagai wujud semangat untuk meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW, disamping juga sebagai wadah untuk mempererat silaturrahmi antar warga Aceh Pesisir dengan warga suku lainnya di sekitar Kota Takengon.

Shabela menyampaikan bahwa betapa pentingnya mengingat dan mencontoh akhlak dan kepribadian Nabi, sehingga makna dan nilai-nilai perjuangan yang dibawanya terus terpatri didalam diri untuk diteladani dalam menjalani kehidupan sehari-hari ke arah yang lebih baik.

Dia menganjurkan, peringatan Maulid Nabi jangan dimaknai hanya sebatas seremoni atau acara rutin tahunan yang sudah menjadi kebiasaan, apalagi diperingati dengan cara yang berlebihan, tanpa meresapi dan memahami nilai serta makna bahwa nabi Muhammad sebagai pembawa cahaya peradaban Islam.

“Melalui kegiatan yang kita lakukan hari ini, diharapkan kita semua dapat menyelami makna peringatan maulid sebagai momentum untuk berubah ke arah yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Nabi” ujar Shabela.

Lebih lanjut, Bupati Shabela mengajak masyarakat untuk meneladani bagaimana sikap Baginda Rasulullah Muhammad SAW dalam menyikapi bagaimana membentengi diri dari penyakit menular, sebagaimana pandemi Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

Dikatakannya, dalam banyak riwayat, Rasulullah Muhammad SAW meneladankan sikap kepada para sahabatnya jika menghadapi wabah dan pengidap penyakit menular.

Langkah-langkah yang dilakukan Nabi demi mencegah perkembangan jumlah orang yang terjangkit dan ditulari pandemi adalah antara lain dengan menghindar, tenggang rasa, tawakal, bersabar dan optimistis.

“Sikap Rasulullah tersebut kiranya dapat menjadi ikhtiar kita dan dibarengi dengan do’a semoga wabah covid-19 ini akan segera diangkat oleh Allah SWT dan kita semua dapat beraktifitas kembali seperti biasa” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Shabela berharap keluarga besar KMAP dapat terus solid, saling menjaga dan mengingatkan satu sama lainnya untuk kebaikan bersama, sehingga menjadi teladan di lingkungan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah yang diketahui majemuk dan multi etnis.

“Mari tunjukan kesan positif, bahwa KMAP mampu bersatu dan bekerjasama dalam mengayomi masyarakat dan membangun Kabupaten Aceh Tengah” harap Bupati Shabela Abubakar.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Bupati dan beberapa perwakilan tokoh masyarakat Aceh Pesisir juga berkesempatan untuk memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang diterima secara simbolis oleh 12 orang anak.

Sebagaimana dalam laporan sebelumnya oleh Ketua KMAP Pusat Takengon Muzakkir, bahwa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini tidak dilaksanakan ceramah atau khutbah maulid. Ini dilakukan pihaknya terkait dengan upaya menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah. (IMH/Humas)