Bupati Ikuti Vidcon Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021

75

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar ikuti acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional pengendalian inflasi Tahun 2021 melalui video conference (Vidcon), di Pendopo, Rabu (25/08/2021), didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kadis Perdagangan, serta Sekretaris Dinas koperasi dan UKM.

Acara yang juga diikuti secara virtual oleh pimpinan kementerian/lembaga, Gubernur serta Bupati/Walikota se-Indonesia itu dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perekonomian negara tahun 2021 semakin membaik, di kuartal kedua ekonomi mampu tumbuh 7,07% secara tahunan dengan tingkat inflasi terkendali di angka 1,52%.

“Meski angka inflasi tersebut jauh dibawah target inflasi tahun 2021 yaitu 3%, angka ini bukanlah hal yang menggembirakan sebab bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas”, jelas Jokowi.

Pada kesempatan tersebut juga, Jokowi meminta Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok mengingat daya beli masyarakat yang menurun di tengah pandemi Covid-19.

“Stabilitas harga bahan pangan sangat penting bagi rakyat kita oleh sebab itu kalau ada hambatan di lapangan segera selesaikan, baik itu kendala di produksi maupun di distribusi”, ucap Jokowi

Selain itu, Jokowi juga meminta TPIP dan TPID harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif, membantu produktivitas petani dan nelayan, serta memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan bisa naik kelas.

Presiden Jokowi juga menerangkan bahwa sektor pertanian di tengah pandemi menjadi sektor unggulan karena bisa tetap produktif dan melibatkan banyak tenaga kerja.

“Di kuartal pertama sektor pertanian mampu tumbuh positif 2,95% dan di kuartal kedua masih tumbuh positif di angka 0,38%, saya yakin di kuartal ketiga sektor pertanian masih mampu tumbuh lebih baik lagi karena potensi pasar masih sangat besar baik dalam negeri maupun untuk ekspor”, ujarnya optimis.

Orang nomor satu di Indonesia itu ingin sektor ini digarap secara serius, bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga untuk menghasilkan sebuah lompatan sehingga sektor pertanian memiliki kontribusi yang semakin besar dalam menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi.

Dalam peresmian pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi tersebut, turut hadir di Istana Negara, antara lain, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Secara terpisah Bupati Aceh Tengah usai Vidcon menyampaikan bahwa Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen memberikan dukungan, khususnya di sektor pertanian selama masa pandemi.

“Seperti yang diharapkan Presiden tadi, kami selaku pimpinan daerah Aceh Tengah dengan OPD terkait terus berupaya agar meningkatkan perekonomian daerah terutama sektor pertanian sebab di Aceh Tengah ini sebagian besar masyarakatnya bergantung hidup dari sektor ini”, ungkap Shabela.

“Kita doakan bersama semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu sehingga pertumbuhan perekonomian sektor pertanian dapat membaik”, tutup Shabela berharap.(KS/ProkopimAT)