Bupati Kembali Salurkan BLT Dana Desa, Ingin Pastikan Penerima Bantuan Tepat Sasaran

25

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, hari ini, Selasa (29/05) kembali melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bagi warganya yang pada hari sebelumnya telah dilakukan launching penyaluran secara resmi.

Ada 6 (enam) kampung yang dia kunjungi dalam rangka penyaluran BLT Dana Desa pada hari itu. Diantaranya, Kampung Merah Mersah Kecamatan Lut Tawar dengan jumlah penerima sebanyak 38 KK dan Kampung Pantan Reduk Kecamatan Linge sebanyak 44 KK.

Selanjutnya di Kecamatan Silih Nara dia berkesempatan menyalurkan BLT Dana Desa pada Kampung Jerata dengan penerima sebanyak 80 KK, Kampung Paya Beke 37 KK, Kampung Burni Bius 8 KK dan Kampung Rebe Gedung 43 KK.

“Alhamdulillah, hari ini secara serentak kita kembali dapat ikut menyalurkan BLT Dana Desa di Kabupaten Aceh Tengah. Meskipun yang dapat terjangkau cuma enam kampung” kata Shabela usai melakukan rangkaian kegiatan hari itu.

Bupati Shabela menjelaskan, tujuan turun langsung yang ia lakukan dalam dua hari terakhir ini adalah untuk memastikan bahwa penerima BLT Dana Desa ini betul-betul tepat sasaran.

Dan juga “blusukan” ini untuk menyerap informasi langsung di lapangan terkait efektifitas penyaluran dan terkait kemungkinan adanya warga terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

“Kalau ada warga yang belum dapat, namun harus dibantu, kami minta kepada Reje untuk menghubungi kami” tegasnya dihadapan warga.

Yang tidak kalah penting dan selalu ia sampaikan dalam setiap arahannya, hadirnya BLT Dana Desa ini adalah sehubungan dengan pelemahan ekonomi masyarakat akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda akhir-akhir ini.

“Sebelum ada corona, Reje dan perangkat kampung sebenarnya telah merencanakan berbagai kegiatan infrastruktur. Namun setelah ada corona, itu semua tidak dapat dilaksanakan” jelas Shabela.

“Akibat corona ini, banyak masyarakat kita yang terdampak ekonominya. Sehingga dilakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk membantu masyarakat kurang mampu” sambungnya.

Untuk itu, agar dampak dari pandemi Covid-19 ini dapat diantisipasi, dia menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan mematuhi imbauan pemerintah agar rantai penyebaran virus ini dapat terputus.

“Saya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, perbanyak konsumsi gizi seimbang, social distancing dan physical distancing” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Aceh Tengah, Latif Rusdy yang dikonfirmasi disela-sela acara Penyaluran BLT Dana Desa itu menyampaikan sampai dengan hari ini baru 43 Kampung yang sudah melakukan penyaluran. Sisanya masih dalam proses verifikasi akhir dan pengesahan oleh kecamatan.

Adapun kendala terlambatnya penyaluran oleh sebagian pemerintah kampung selain terkait dengan data penerima dan regulasi, banyak kampung yang telah melakukan kegiatan diawal tahun sebelum penganggaran Covid-19 dilakukan.

“Jadi tidak tersedia anggaran (Dana Desa Termyn I, red) pada kas desa untuk alokasi BLT ini” kata Latif.

Namun dia memastikan, sesuai dengan laporan yang diterima, sebelum tanggal 24 Mei 2020, seluruh kampung dipastikan sudah menyalurkan BLT Dana Desa di Kabupaten Aceh Tengah. (IMH/ Humas)