Bupati Resmikan Mako Tagana Aceh Tengah

110

Takengon – Bupati Resmikan Gedung Baru yang diperuntukan sebagai Markas Komando Taruna Siaga Bencana (MAKO TAGANA) Aceh Tengah, Gedung berlantai dua fasilitas Dinas Sosial itu persis berada di komplek kantor Dinas Sosial, Jalan Lebe Kader, Paya tumpi, Takengon, Sabtu (9/1/2021).

Pengaktifan Mako Tagana tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita oleh orang nomor satu di Kabupaten Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar yang tampak hadir didampingi beberapa kepala OPD dan jajaran pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan, rasa bangga dan apresiasi pada segenap anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Aceh Tengah yang terus aktif berperan dalam situasi tanggap bencana selama ini.

“Semangat anggota Tagana Aceh Tengah selama ini sangat luar biasa, selalu hadir dalam berbagai bencana, memberikan kontribusi bagi daerah” ungkap Bupati Shabela.

Lebih lanjut disampaikan, “tentunya ini perlu kita fasilitasi dan berikan apresiasi dan dorongan untuk kemajuan Tagana kedepannya, semoga kehadiran gedung ini merupakan salah satu bukti kepedulian Pemerintah Aceh Tengah pada Satuan Tagana yang telah berbuat banyak tanpa kenal lelah” lugas Pimpinan Daerah.

Pada kesempatan tersebut, Pembina Utama Tagana sekaligus Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah Aulia Putra, S.STP, M,Si sebelumnya menyampaikan, pengaktifan operasional Mako Tagana ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan peran Tagana dalam penanganan situasi bencana, sebagai Pilar Sosial dari Dinsos.

“Taruna Siaga Bencana (Tagana) akhirnya bisa memiliki Markas Komando sendiri sehingga kedepannya akan dapat lebih baik, melakukan komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan program dan fungsi Tagana sebagai salah satu pilar-pilar sosial binaan Dinas Sosial” ungkap Aulia Putra.

Aktifnya Mako ini, ulasnya tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Aceh melalui alokasi dana Otsus pada tahun 2020 lalu, selanjutnya pada tahun 2021 direncanakan akan dilanjutkan dengan pembangunan Rumah Singgah yang difungsikan sebagai tempat tinggal sementara, dengan menyediakan layanan sosial, medis, psikiatri, pendidikan dan layanan serupa lainnya bagi penyandang masalah Sosial.

Menurutnya, setelah memiliki Mako tersebut, pihak Tagana akan lebih fokus dalam peningkatan kapasitas kualitas anggota Tagana kedepannya, dengan segala kendala yang pastinya juga semakin meningkat.

“Alhamdulillah gedung ini telah berdiri, pada tahun 2021 ini Gedung Mako Tagana Aceh Tengah, kita usahakan telah dapat beroperasional secara dinamis dan maksimal, kami harapkan fasilitas pendukung dan mobiler finisingnya nanti, kiranya dapat dibantu dari anggaran Pemerintah Kabupaten” harapnya.

Secara umum, Tagana merupakan relawan sosial yang berasal dari unsur masyarakat.

Pembentukan Tagana ditujukan untuk meningkatkan partisipasi dan meberdayakan generasi muda dalam penanganan kesiagaan bencana. (HMA/Humas)