Bupati Shabela membuka Rapat Rutin Perdana Pemerintah Aceh Tengah Tahun 2021

80

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, menghadiri sekaligus membuka rangkaian Rapat Rutin Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, bertempat di Kemukiman Pameu Kecamatan Rusip Antara, Minggu (12/09/2021).

Rapat rutin perdana untuk tahun 2021 yang sengaja diagendakan untuk membahas isu terkait pemerintahan, pembangunan, ekonomi, serta hal-hal yang perlu mendapat tindaklanjut tersebut, dihadiri Sekda Aceh Tengah Subhandhy, AP, M.Si, para Asisten Setdakab Aceh Tengah, para kepala Dinas/Badan dan para Camat dalam Kabupaten Aceh Tengah, serta Kepala Mukim Pameu.

Selain itu, turut serta menyaksikan kegiatan dimaksud, Asisten Pemerintahan, Keistemewaan dan Kesra Setdakab Bener Meriah Drs. Mukhlis, serta Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP, M.Sc.

“Rapat ini saya buka untuk membahas isu dalam daerah yang sedang berkembang, agar kita semua memahami serta mencari solusi bersama secara komprehensif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Shabela dalam mukadimahnya.

Dalam arahannya, Bupati Shabela menyampaikan bahwa menjalani roda pemerintahan saat ini sangatlah berat, apalagi ditengah situasi yang serba tidak menentu serta dalam kondisi pandemi Covid-19.

Disebutkannya, untuk membangun Kabupaten Aceh Tengah dewasa ini sangat memerlukan pekerjaan ekstra dari semua elemen masyarakat, terutama aparatur pemerintahan.

“Tidak ada cara lain untuk mempermudah kita mencapai cita-cita pembangunan Aceh Tengah ke arah yang lebih baik, melainkan kita semua harus satu barisan, mengoptimalkan potensi yang ada dan membuat berbagai terobosan,” tegas Bupati kelahiran 1956 tersebut.

Sejumlah catatan yang Shabela tekankan kedepan supaya para Kepala SKPK dan Camat lebih produktif. Diantaranya selain terus meningkat kinerja, saling bersinergi dan berkolaborasi, juga perlu adanya monitoring dan evaluasi rutin dan menyeluruh terhadap kinerja masing-masing.

Selain membahas isu dalam daerah dan menginstruksikan sejumlah poin penting kepada SKPK terkait, Bupati Shabela juga memberi kesempatan kepada perwakilan kampung yang ada di Kemukiman Pameu untuk menyampaikan masukan kepada pemerintah.

Menyahuti kesempatan tersebut, Mukim Pameu Salihin menyampaikan aspirasi masyarakat dalam wilayahnya untuk menunjang roda ekonomi dan percepatan pembangunan di Kemukiman Pameu.

“Ada banyak hal sebenarnya yang ingin saya katakan, tetapi sekarang ini jembatanlah yang menurut saya paling perlu karena ini merupakan akses vital sehingga aktivitas masyarakat akan lancar,” ucap Salihin.

Dalam menanggapi hal tersebut, Sekda Subhandhy langsung menunjuk Instansi terkait secara bergantian untuk memberi penjelasan terkait masukan yang diberikan Kepala Mukim di Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pidie itu.

Selanjutnya, dalam rapat yang berlangsung hingga menjelang sore tersebut, juga dilakukan pembagian sejumlah paket berisi masker dan vitamin demi menjaga serta mengurangi penyebaran Virus Covid-19 bagi masyarakat di Kemukiman Pameu yang diterima oleh Kepala Mukim Pameu dan disaksikan perwakilan Reje di sekitaran lokasi pertemuan. (MLN/ ProkopimAT)