Bupati Shabela Soroti Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi Dimasa Pandemi

104

Takengon – Tak sekedar masalah kesehatan, Pandemi Covid-19 juga berdampak pada meningkatnya Angka Kemiskinan dalam kurun waktu dua tahun terakhir yang dipengaruhi berbagai faktor, hingga berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi yang tidak berjalan sebagai mana mestinya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar dalam kata pengantarnya, membuka Diskusi bertajuk “Sinergitas Mengatasi Kemiskinan dan Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi masa Pandemi Covid 19 di Kabupaten Aceh Tengah” yang digelar di Gedung Ummi Komplek Pendopo Bupati, Senin (30/08/2021).

Lebih lanjut Bupati mengulas, untuk menekan angka kemiskinan tersebut, Pemerintah Aceh Tengah telah berupaya memberikan stimulus fiskal berupa bantuan sosial yang diperluas dan ditingkatkan cakupannya.

“Kita terus upayakan bantuan untuk menstimulus masyarakat, diantaranya dengan memberikan bantuan dalam Program Keluarga Harapan (PKH), Program sembako dengan indeks yang meningkat dan adanya Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diperpanjang hingga kisaran waktu 9 Bulan Per Penerima BST”, ulas Shabela.

“Selain itu ada juga bantuan berupa pembebasan serta pengurangan tarif listrik bagi penduduk miskin dan rentan, serta kami juga mendorong pemanfaatan dana desa yang dialokasikan untuk mengurangi dampak Pandemi Covid 19”, terangnya lebih lanjut.

Pada kesempatan tersebut, Tim Tenaga Ahli Bupati, juga turut ikut duduk rembuk memberikan masukan dan saran pada Pimpinan Daerah tersebut, diantaranya Zulfikar Fikri, M.SI yang menyampaikan persentasi terkait Analisis Deskripsi data Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi di Aceh Tengah.

Dalam forum diskusi sebagai upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan Ekonomi masa Pandemi Covid 19 di Kabupaten Aceh Tengah itu turut menghadirkan Narasumber dari berbagai elemen, diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Dinas UMKM dan Koperasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Ketua APINDO Aceh Tengah, Pimpinan Bank Aceh Cabang Aceh Tengah, Pimpinan Bank Syariah Indonesia Cabang Aceh Tengah, Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Aceh Tengah, Tenaga Ahli Pendamping Desa serta Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah.

Adapun yang menjadi fokus diskusi dalam pertemuan tersebut yaitu, Persamaan persepsi penetapan tujuan, objek sasaran dan impact pengembangan UMKM terhadap, masyarakat Aceh Tengah serta dibarengi dengan rencana tindaklanjut mengurangi kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan upaya menghadirkan lapangan usaha.

Upaya Peningkatan komunikasi dan koordinasi antar OPD terkait untuk pengembangan ekonomi masyarakat dan Strategi Optimalisasi potensi mitra strategis untuk Pengembangan UMKM dan BUMK di Aceh Tengah. (HMA/ProkopimAT)