Bupati Shabela Terima Tim Pansus DPR Aceh

68

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar terima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam rangka pengawasan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2020, berlangsung di kediaman dinas Pendopo Bupati Aceh Tengah, pada Selasa (10/08/2021).

Dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19, Anggota DPRA asal Daerah Pemilihan IV itu melalui Koordinator Tim Bardan Sahidi (PKS).

Menyampaikan pada Bupati kunjungan tersebut dalam rangka Pengawasan tindak lanjut LHP BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2020.

“Kehadiran TIM Pansus ini untuk menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan BPK, selanjutnya meminta informasi dan masukan dari Bapak Bupati, sebagai bahan evaluasi kami, dalam menjalankan tugas berkenaan dengan fungsi DPR dalam hal legislasi, penganggaran dan pengawasan.” ujarnya.

Tim yang terdiri dari Muhammad Ridwan (PDIP), Salihin (PKB), Bardan Sahidi (PKS) dan Taufik (Gerindra) tersebut akan turun selama 3 hari ke depan dengan fokus pantauan pada 13 OPD terkait, jelas Anggota DPRA asal partai PKS itu lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Shabela Abubakar mengatakan secara pribadi dan atas nama pimpinan daerah, dirinya menyambut baik kunjungan kerja dari Tim pansus ke Kabupaten yang berada di Daerah Pemilihan Aceh IV ini.

Dalam kesempatan tersebut, Shabela berharap melalui kunjungan kerja Tim DPR Aceh ini, dapat meningkatkan silaturrahmi dan saling berbagi informasi antar pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan pembangunan yang dilakukan.

“Salah satu yang menjadi pusat perhatian kami saat ini, adalah pembangunan Rumah Sakit Regional Pegasing, saya mendukung sepenuhnya percepatan pembangunan Rumah Sakit tersebut,” ulas Bupati.

“Apalagi dalam situasi Covid ini, kami juga terus berupaya sebisanya untuk menyediakan fasilitas yang layak bagi masyarakat, dengan memanfaatkan Rumah Sakit tersebut, namun sepertinya masih ada juga masyarakat yang lebih memilih untuk isoman di rumah sendiri, mungkin karena melihat bangunan Rumah Sakit yang tidak kunjung rampung itu juga sebagai faktornya”, ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Shabela, selama ini banyak program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi yang tidak terkoordinasi dengan baik dengan Pemerintah di Kabupaten.

“Saat ini memang masih ada beberapa kendala dalam menjalankan pekerjaan, minsalnya untuk penggunaan dana Silpa nanti, kami harapkan untuk dapat kita manfaatkan bersama, jangan dikembalikan, terkait sistemnya bagaimana, tentu dapat kita rembukkan lagi secara bersama,” harap orang Nomor 1 di Kabupaten Aceh Tengah itu.

Bupati Shabela juga, menitipkan pesan pada TIM Pansus, agar dapat lebih memperhatikan dan merekomendasi percepatan pembangunan di daerah Aceh Tengah.

“Kiranya masih banyak pembangunan yang butuh perhatian, untuk dapat segera kita realisasikan, sebagai upaya kita bersama, menjadikan Aceh Tengah lebih baik dan maju lagi pada masa yang akan datang,” pungkas Bupati Shabela Abubakar. (HMA-MLN/ProkopimAT)