FGD Aceh Tengah Dalam Angka 2021, Pesan Bupati Wujudkan “Satu Data dan Data Satu”

173

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menginstruksikan seluruh SKPK Aceh Tengah, Intansi Vertikal dan pada para Pimpinan BUMN/BUMD, sebagai sumber data statistik sektoral agar segera memasukkan data yang dibutuhkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dalam penyusunan Aceh Tengah dalam Angka 2021 agar dapat disesuaikan dengan data yang dibutuhkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Tengah.

“Data dalam angka ini dimaksudkan untuk menyediakan informasi baik bagi pemerintah sendiri, masyarakat, akademisi, maupun pihak swasta dan juga bagi investor nantinya” tegas Shabela saat membuka Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan publikasi Aceh Tengah dalam Angka 2021, Rabu (3/2/2021).

FGD dilaksanakan BPS ACEH Tengah bekerja sama dengan Bappeda Aceh Tengah, berlangsung di Gedung serbaguna Oproom Setdakab Aceh Tengah. Kegiatan dihadiri lebih kurang 50 peserta dari Unsur Forkopimda, kepala OPD Kabupaten Aceh Tengah, Intansi Vertikal lainnya, BUMN/BUMD di lingkungan Kabupaten Aceh Tengah, selaku penyedia data statistik sektoral bersama pejabat pengelola data dan informasi terkait lainnya.

Drs. Shabela Abubakar yang didampingi Kepala BPS Aceh Tengah Bahruddin, SE mengingatkan agar data pendukung Aceh Tengah dalam Angka akurat, mutahir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses.

“Karena data ini sangat dibutuhkan sebagai data awal dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan Aceh Tengah dimasa yang akan datang tentunya, serta data tersebut menjadi patokan kami dalam pengambilan kebijakan” ujarnya.

Lebih lanjut Shabela mengimbau, kedepan Bappeda dan BPS saat melakukan pendataan di lapangan bisa berdampingan dan berkoordonasi dengan seluruh OPD terkait.

“Jangan ada lagi perbedaan data dilapangan, kiranya jangan ada lagi beda data disetiap unit kerja, mari kita wujudkan program Satu Data dan Data Satu” kata Bupati.

Sementara itu Kepala BPS Aceh Tengah Baharuddin mengungkapkan, finalisasi data Aceh Tengah dalam Angka akan dilakukan pada akhir Februari 2021 mendatang.

“Untuk itu seluruh data pendukung harus masuk secepatnya, kita memiliki waktu sekitar 20 hari, untuk selanjutnya dapat dilakukan publikasi” kata Baharuddin membuka FGD tersebut.

Sementara itu Kepala Bappeda Aceh Tengah Drs. Amir Hamzah, MM menyambut positif himbauan Bupati Aceh Tengah agar turun memberikan pendampingan pada OPD terkait dalam melakukan pendataan lapangan.

“Ini penting, jadi dalam mengumpulkan data, dari unit kerja terkait sebagai wali data, dapat kita lakukan analisa dan pensingkronan sejak awal sebagai langkah penyingkronan data apa yang perlu diambil menyangkut akuratisasi data tersebut” ungkapnya.

Menutup FGD tersebut BPS juga berkesempatan memutar Video Launching hasil sensus dari BPS pada tahun 2020, menurut hasil sensus penduduk September 2020 jumlah penduduk Kabupaten Aceh Tengah bertambah sebanyak 40,24% dari hasil sensus pada tahun 2010 lalu, dengan jumlah Penduduk sebanyak 215.576 Jiwa.

Dengan rasio jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin, pada angka 103, artinya terdapat 103 penduduk Laki-laki per 100 penduduk Perempuan dan Aceh Tengah saat ini merupakan Daerah dengan jumlah kosentrasi terbesar pada urutan ke 10, ditingkat Provinsi Aceh atau dengan besaran 4,08% dari keseluruhan jumlah Penduduk Aceh. (HMA/Humas)