Forum Kemitraan BPJS Kesehatan, Sekda Berharap Optimalisasi Pelayanan

98

Takengon – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah Subhandhy, AP, M.Si ikuti gelaran rapat koordinasi Forum kemitraan kabupaten Aceh Tengah bersama BPJS Kesehatan, bertempat di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah, Senin (06/09/2021).

Bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dengan BPJS Kesehatan, terutama dalam peningkatan pelayanan bidang kesehatan, sehingga dapat mengurangi kendala sulitnya masyarakat dalam memperoleh pelayanan maksimal di bidang kesehatan.

Membuka rapat tersebut, Sekda Aceh Tengah Subhandhy, AP, M.Si menyampaikan, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Kiranya pertemuan ini, sangatlah penting, sebagai wadah menyamakan persepsi, penguatan strategi dan koordinasi, serta kerjasama yang baik antara Pemerintah Aceh Tengah dengan BPJS Kesehatan, untuk kemudahan fasilitas kesehatan sendiri maupun kemudahan masyarakat penerima jaminan kesehatan”, ulas Subhandhy.

“Dengan pertemuan ini, maka permasalahan mengenai layanan BPJS Kesehatan, baik di Rumah Sakit, Puskesmas maupun masyarakat bisa dibicarakan bersama, untuk meningkatkan efektivitas fasilitas kesehatan hingga diharapkan seluruh program BPJS Kesehatan tepat sasaran,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga berharap agar BPJS Kesehatan kedepan semakin optimal dalam memberikan pelayanan, pada kenyataan di lapangan pelayanan kesehatan erat kaitannya dengan layanan administrasi pendataan, seperti validnya data keanggotaan penerima, yaitu mereka yang benar-benar berhak menerima, terkait syarat pelayanan serta sejauh mana kewenangan pelayanan baik di Puskesmas hingga pelayanan rujukan lanjutan.

“Kami berharap, data yang disajikan dapat semakin akurat, sehingga pelayanan bagi masyarakat dapat lebih optimal, tepat sasaran dan hal ini perlu menjadi perhatian dari semua pihak, baik pelaksana pelayanan, bahkan untuk ketersediaan fasilitas kesehatan yang diberikan” harap Sekda Aceh Tengah.

Subhandhy juga mengungkapkan, bahwa saat ini ada beberapa persoalan yang timbul dikalangan masyarakat, selain biaya pengobatan yang tak ditanggung sepenuhnya oleh BPJS, regionalisasi rujukan dan rumitnya pengurusan administrasi.

Diharapkan melalui forum kemitraan ini dapat menyamakan persepsi serta dapat menyelesaikan kendala operasional di lapangan serta bagaimana solusi terkait penyelesaiannya.

“Kami akan terus berupaya memantau perkembangan pelayanan kesehat sebagai monitoring dan evaluasi, untuk gambaran dasar dalam pengambilan kebijakan, serta perbaikan di bidang pelayanan kesehatan,” lanjutnya.

Menutup Pertemuan tersebut, Sekda berkesempatan membacakan sebuah pantun yang ditulisnya sembari mengikuti jalannya rapat forum kemitraan itu.

“Lut Tawar airnya jernih,
Indah dipandang dari atas bukit,
Pelayanan kesehatan haruslah bermutu,
Jangan hilang kalaupun dalam suasana Covid,” lantunan pantun Sekda Subhandhy.

Dalam acara itu tampak turut hadir, Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Ketua Komisi DPRK Bidang Kesehatan, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kepala Bappeda, Sekretaris BKPSDM, Perwakilan BPKK, Direktur RSUD Datu Beru Takengon, Kepala Puskesmas Pegasing, Ketua Asosiasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Ketua Asosiasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan/FKRTL 13, serta dihadiri pula dari instansi dan lembaga terkait lainnya. (HMA/ProkopimA)