Gelar Pangan Murah, Pj. Bupati T. Mirzuan Berkomitmen Menjaga Kestabilan Harga Pangan dan Menekan Laju Inflasi Daerah

68

Takengon – Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian angka inflasi di Kabupaten Aceh Tengah, Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pangan Aceh bekerjasama dengan Perum Bulog KCP Takengon menggelar gerakan pangan murah yang dipusatkan di Kampung Mulie Jadi Kecamatan Silih Nara, Kamis (28/03/2024).

Plt. Kepala Dinas Pangan Aceh Tengah, Salman Nuri, S.STP, M.Ec.Dev, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan gerakan pangan murah runtin digelar untuk menyambut bulan suci ramadhan dan menstabilkan harga bahan pokok serta menekan tingginya angka inflasi daerah.

“Disini Pemerintah menggelar gerakan pangan murah dalam upaya menstabilikan harga bahan pokok dan pengendalian inflasi daerah yang cukup berpengaruh terhadap harga-harga barang di pasar, tentunya kegiatan ini juga untuk menyambut hari raya idul fitri 1445 Hijriah”, ungkap Salman.

Ia menambahkan, Dinas Pangan Aceh menyiapkan 350 paket bahan pokok sembako yang terdiri dari beras kelas premium, gula, minyak goreng, telur ayam, dan cabai merah dengan harga per paketnya berjumlah Rp. 162.000,-. “Disini pemerintah membantu menyubsidikan barang yang bersumber dari anggaran daerah, hampir Rp. 5.000 perbedaan dengan harga di pasar kita tau tahun ini harga kebutuhan pokok relatif meningkat disamping karena panen yang terlambat serta faktor lainnya juga mengahadapi bulan suci ramadhan”, jelas Salma Nuri yang juga menjabat sebagai Staf Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakab Aceh Tengah.

Dalam kesempatannya, Pj. Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT, mengatakan kegiatan ini selain untuk menekan laju inflasi daerah, kegiatan ini juga untuk membantu masyarakat mendapatkan harga pangan yang murah dan terjangkau, khususnya menghadapi bulan ramadhan yang mana ketidakstabilan harga kebutuhan pokok dan pangan, ini sangat membantu masyarakat menghadapi hari raya idul fitri.

“maka dari itu pemerintah daerah berkomitmen dalam menjaga kestabilan harga dan menekan angka inflasi khususnya harga pangan”, ujarnya.

Lanjutnya, T. Mirzuan sangat mengapresiasi kegiatan gerakan pangan murah dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh melaui Dinas Pangan, sebab dapat membantu mendorong perekonomian masyarakat ditengah tingginya angka inflasi, serta diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan, dan daya beli pangan pokok masyarakat.

“terimakasih atas diselenggaranya kegiatan ini, saya berharap dengan diadakannya pasar murah ini dapat di manfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi sebentar lagi akan menyambut hari raya idul fitri 1445 hijriah”, tutupnya.

Harga sembako pada gelar pangan murah yang di jual dimasyarakat dengan harga paket satuannya berkisar di Rp. 162.000,- dengan rincian Beras Premium 5 Kg dihargai Rp. 45.000,- gula pasir 2 Kg dihargai Rp. 26.000,- Minyak goreng 2 Liter dihargai Rp. 31.000,- Telur Ayam ras satu papan dihargai Rp. 45.000,- dan Cabai merah 1/2 Kg dihargai Rp. 15.000,-. (RH/ProkopimAT)

X