Gunakan Armoured Water Canon, Pemkab Aceh Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan Disekitar Kota Takengon

83

Takengon – Untuk pencegahan penyebaran pandemik virus corona, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bekerjasama dengan jajaran TNI dan Polri melakukan penyemprotan disinfektan massal diseputaran kota Takengon, Jum’at (27/03).

Sekitar 12.000 liter cairan disinfektan disemprotkan ke sejumlah area publik dan jalan protokol di seputaran Kota Takengon dengan menggunakan 1 (satu) unit mobil Armoured Water Canon (AWC) milik Satuan Brimob Kompi 3 Yon B Aceh Tengah-Bener Meriah dan didukung dengan 2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran “Brandweer” milik BPBD Kabupaten Aceh Tengah.

Sebelum penyemprotan disinfektan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan apel gelar pasukan dan alat kelengkapan di halaman kantor bupati setempat yang dikomandoi langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar.

Dalam kesempatannya, Shabela Abubakar menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Kabupaten Aceh Tengah, khususnya di seputaran kota dan jalan-jalan protokol di Kota Takengon.

“Penyemprotan disinfektan ini tentunya sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona. Pada hari ini kita lakukan pada seputaran kota dan jalan-jalan protokol di Kota Takengon, mengingat tingginya aktifitas masyarakat pada kawasan ini”, kata Shabela.

Dihadapan Personil TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Petugas Damkar, Bupati juga menyampaikan perlunya kesatuan komando dalam penyemprotan ini, dan meminta kepada petugas untuk tidak ragu melakukan penyemprotan, karena pada hari sebelumnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menurunkan personil untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami meminta kepada Saudara adanya kesatuan gerak dan perintah dalam satu komando, serta jangan ragu untuk melakukan penyemprotan karena kita sudah mengumumkan kepada masyarakat”, tambahnya.

Orang nomor satu di Aceh Tengah tersebut juga berpesan kepada personil yang bertugas untuk melengkapi alat pelindung diri, agar cairan disinfektan tidak terhirup apalagi masuk kedalam mulut.

“Kami mengingatkan kepada adik-adik jangan lupa memakai alat pelindung khususnya masker, karena arah angin dapat berbalik dan boleh jadi nantinya terhirup atau masuk ke mulut saudara-saudara”, lanjutnya.

“Terakhir kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang terus berjuang dalam mengantisipasi penyebaran virus di daerah ini. Selamat bekerja dan berjuang bersama, mudah-mudahan Aceh Tengah terbebas dari virus ini”, tutupnya.

Diketahui, dalam kegiatan penyemprotan disinfektan massal tersebut, Bupati Aceh Tengah juga turun langsung mengikuti iringan petugas penyemprotan. Turut serta dalam penyemprotan dimaksud Dandim 0106 Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Danki Brimob Kompi 3 Yon B Aceh Tengah-Bener Meriah serta Ketua dan Anggota Gugus Tugas Kabupaten Aceh Tengah.

Selain melakukan penyemprotan, personil turut menghimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan tetap di rumah, tidak berpergian ke tempat yang ramai kecuali mendesak serta selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Salah satunya dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun baik sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas.

Adapun rute penyemprotan disinfektan pada hari ini, dimulai dari lapangan Kantor Bupati – belok kanan menuju Simpang Lima – belok kanan menuju Jalan Malem Dewa – melintasi jalan Sudirman – berputar di Simpang Lima – Belok kanan ke arah Bank Aceh dan Makodim – ke kiri Jalan Sengeda – belok kiri ke Jalan HM. Hasan Gayo – kemudian masuk ke Jalan Gatot Subroto (Pasar Inpres)- kembali ke Makodim untuk menuju Jalan Sengeda hingga ke Simpang RSUD Datu Beru – Menuju Jalan Qurata’aini hingga Simpang Empat Bebesen – belok kanan ke jalan Takengon Bireuen – belok kiri menuju Jalan Soekarno Hatta – Bundaran Sp. Kebet belok kiri menuju Pasar Paya Ilang – belok kiri ke arah Jalan Yos Sudarso menuju Simpang Mako Polres – belok kiri ke jalan Lebe Kader hingga Simpang Lemah Burbana – belok kiri mengikuti Jalan Paya Ilang dan melakukan penyemprotan khusus pada Areal Terminal Paya Ilang – kembali ke lapangan Kantor Bupati Aceh Tengah. (IMH/Humas)