Hadiri Launching Sentra Usaha Serat Nanas, Pj. Bupati Mirzuan Dorong Program Ramah Lingkungan

64

Takengon – Pj Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT hadiri peluncuran sentra usaha dan pusat pengetahuan serat nanas di Kampung Simpang Kelaping, Pegasing, Kamis (01/02/2024)

Dalam sambutannya, Inayati Rahmatillah, selaku Ketua Kelompok Keriga, yang merupakan salah satu kelompok pada koperasi Perempuan Gayo Sejahtera menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan seluruh stakeholder.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya khususnya kepada kedutaan Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Katahati Institute, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, khususnya unsur pimpinan Kecamatan Pegasing yang telah mendukung penuh aktivitas kami selama ini”, ungkap Inayati.

Ia menerangkan bahwa aktivitas Perempuan Gayo Sejahtera khususnya Keriga merupakan aktivitas yang memberikan perhatian penuh pada keterlibatan aktif perempuan dan pengembangan kemampuan untuk meningkatkan kapasitas anggotanya dalam sosial bermasyarakat.

“Hingga saat ini kami telah dibekali dengan pengetahuan tentang pengolahan limbah , peran perempuan di masyarakat, pengolahan limbah pelepah nanas, penggunaan mesin serat nanas, hingga kemampuan membuat karya yang berbahan dasar dari serat nanas”, jelasnya.

Ia mengaku sangat bangga atas apa yang telah dilalui bersama dengan para perempuan yang ada di Kecamatan Pegasing serta percaya bahwa yang dilakukan saat ini akan memberi manfaat bagi setiap anggota, keluarga, dan untuk lingkungan yang lebih baik.

“Kami telah berhasil mengolah 750 kg pelepah nanas hingga saat ini dan memproduksi 500 produk turunan serat nanas berupa gelang, bros; serta memberi manfaat kepada anggota kelompok Keriga dengan tambahan pendapatan dari aktivitas yang kami lakukan saat ini”, lanjut Inayati.

“Kami berharap aktivitas kami ini terus mendapatkan dukungan berkelanjutan dari bapak dan ibu semua yang hadir di sini, bagaimanapun kami percaya bahwa untuk mendapatkan hasil yang maksimal kita perlu berkolaborasi dan bekerjasama.” Tutupnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Mirzuan pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa potensi nanas di Kecamatan Pegasing sangat besar. Namun limbah yang dihasilkan perlu mendapat perhatian.

“Semakin besar budidaya nanas saat ini tentunya jumlah limbah yang dihasilkan cukup besar, dan apabila tidak diiringi dengan pengolahan tepat guna akan menimbulkan beberapa dampak, baik bagi kesehatan manusia maupun lingkungan”, kata Mirzuan.

“Maka dari itu saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kata Hati Institute yang merupakan organisasi masyarakat sipil yang fokus pada isu demokrasi dan tata kelola pemerintahan, serta terimakasih kepada kedutaan Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste yang hadir dalam rangka mendorong kelestarian lingkungan dan mendukung pelibatan aktif perempuan dalam pengambilan keputusan dengan melaksanakan program penguatan praktik ramah lingkungan dengan potensi berkelanjutan pengolahan hasil hutan bukan kayu pada kecamatan pegasing Aceh Tengah dan Kemukiman Samarkilang Kabupaten Bener Meriah”. Ujar Mirzuan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut PYM Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, Pj. Bupati Bener Meriah, Direktur Eksekutif Katahati Institute Raihal Fajri, PT. PEMA Ali Mulyagusdin, Sae, MBA, Ak., CA., Kedutaan Besar Kanada untuk indonesia dan Timor Leste dari Sekretaris Pertama Bagian Politik dan Hubungan Masyarakat Mr. Stuart Shaw, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Aceh Tengah dan Bener Meriah, unsur pimpinan Kecamatan Pegasing, serta tamu undangan lainnya. (KS/ProkopimAT)

X