Kunjungi Kecamatan Jagong Jeget, Bupati Serahkan 206 Kacamata Gratis

52

Takengon – Sebanyak 206 orang warga masyarakat dari 3 (tiga) Kecamatan masing-masing dari Kecamatan Linge, Atu Lintang dan Jagong Jeget, hadir untuk mengikuti pembagian kacamata gratis yang diinisiasi oleh mahasiswa Octometris STIKES Binalita Sudama Medan melalui program bakti sosial bertempat di Komplek Pasantren Al Huda Kecamatan Jagong Jeget, Jum’at Sore (21/02).

Terlihat sambutan dan antusias dari masyarakat untuk menyaksikan penyerahan kacamata yang dilakukan secara simbolis oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar terhadap masyarakat yang menerima bantuan kacamata pada kesempatan itu.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada adik-adik mahasiswa STIKES Binalita Sudama Medan karena telah menyumbangkan baktinya melalui kegiatan bakti sosial, sehingga beberapa orang masyarakat dari 3 (tiga) kecamatan dapat merasakan bantuan pemeriksaan mata secara gratis beberapa waktu lalu dan hari ini dilanjutkan lagi dengan penyerahan kacamata bagi mereka yang dinilai mengalami gangguan penglihatan atau rabun dan mengharapkan kegiatan bakti sosial seperti ini dapat tetap berlanjut untuk masa-masa mendatang.

“Kami berharap kegiatan bakti sosial seperti ini kiranya dapat terus berlanjut, karena masih banyak masyarakat kita yang mengalami gangguan penglihatan atau rabun, khususnya orang tua yang sudah lanjut usia”, ucapnya.

“Kemudian bagi bapak-bapak dan ibu-ibu yang menerima kacamata pada hari ini, dapat terbantu penglihatannya sehingga aktifitasnya dapat berjalan lancar. Dan disini kami juga melihat ada anak kecil yang mendapat bantuan kacamata, harapan kami mudah-mudaham dengan adanya kacamata ini dapat menunjang prestasinya dan semakin rajin untuk membaca atau belajar”, tambahnya.

Sementara itu, dalam wawancara dengan salah seorang penyelenggara Bakti Sosial, Hairani, menyampaikan bahwa pembagian kacamata pada hari ini merupakan puncak dari kegiatan bakti sosial yang telah dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 3 November tahun lalu.

“Bakti sosial yang kami lakukan ini merupakan wujud dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dimana objek pengabdian masyarakat yang kami lakukan adalah pemeriksaan mata gratis dan kemudian memberikan bantuan kacamata bagi masyarakat yang di nilai membutuhkan dan layak mendapatkan bantuan kacamata dari program ini”, bukanya.

“Pada pemeriksaan mata atau kiur terdahulu, antusias masyarakat untuk mengikuti program ini sangat tinggi, dimana pada kesempatan tersebut tercatat lebih dari 550 orang mendaftar, namun setelah dilakukan pemeriksaan hanya 208 orang yang dinilai mengalami kelainan refraksi atau mata rabun”, tambah mahasiswa semester VI jurusan octometri ini.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf karena terjadi keterlambatan dalam penyerahan kacamata ini yang seyogianya sudah kami serahkan pada bulan januari lalu. Tapi alhamdulillah dengan do’a kita bersama, segala kendala tersebut dapat diatasi dan pada hari ini penantian masyarakat yang hadir disini dapat terobati”, tutupnya. (IMH/humas).