Operasi Bibir Sumbing Warnai Peringatan HUT Kota Takengon ke 443

93

Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah, H. Firdaus, SKM hari ini Sabtu (15/02) membuka secara resmi Kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi masyarakat kurang mampu bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon.

Gelaran operasi bibir sumbing gratis ini dilakukan sebagai rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Takengon yang ke 443 dan merupakan kerjasama pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dengan Lembaga Smile Train Aceh melalui Program Tersenyum.

Direktur RSUD Datu Beru, dr. Hardi Yanis, Sp.PD dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan operasi bibir sumbing pada tahun ini akan dilakukan terhadap 22 orang peserta oleh Tim Dokter Bedah Operasi Plastik dari RSU Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Kegiatan operasi bibir sumbing ini merupakan kegiatan rutin tahunan dan sudah dilakukan untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut, dimana pada tahun ini rencananya akan dilakukan operasi terhadap 24 orang peserta, namun setelah dilakukan seleksi dua orang diantaranya tidak memenuhi syarat untuk dilakukan tindakan operasi melalui program ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Koordinator Smile Train Aceh, Maulizar Rahmat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Aceh Tengah karena dengan serius dan secara rutin mengagendakan kegiatan operasi bibir sumbing dalam rangkaian HUT Kota Takengon setiap tahun.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, karena secara rutin melaksanakan kegiatan operasi bibir sumbing, agar anak-anak Aceh Tengah dapat tersenyum, tidak ada lagi rasa minder dan munculnya rasa percaya diri sehingga mencapai kesuksesan, dan kami berharap Aceh Tengah ini dapat terbebas dari bibir sumbing,” ucap pria yang juga merupakan mantan pasien operasi bibir sumbing.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tengah H. Firdaus, SKM dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa kegiatan operasi bibir sumbing menjadi salah satu program rutin yang telah dan akan dilakukan setiap tahun pada masa kepemimpinan Aceh Tengah periode ini.

Beliau menambahkan, “memang kasus bibir sumbing tidak terlalu banyak terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, namun kasus tersebut selalu ada sehingga perlu dibantu penangannya khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka nantinya dapat berbicara dengan baik,” tegasnya.

Wabup juga menambahkan bahwa, program kerjasama dengan lembaga Smile Train Aceh senantiasa dapat terjalin, dan bila perlu jumlah pasien yang dapat ditangani dapat ditambah dan mencakup kabupaten tetangga, “karena pada prinsipnya warga Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah adalah sama, hanya dipisahkan oleh status pemerintahan saja,” tambahnya.

Untuk diketahui bahwa pasien operasi bibir sumbing pada tahun ini mulai di inapkan di RSU Datu Beru Takengon sejak Jum’at (14/02) kemarin dan akan segera dilakukan tindakan pada hari ini juga oleh Tim Dokter Bedah Operasi Plastik dari RSU Zainoel Abidin Banda Aceh masing-masing dr. Muhammad Jailani, SpBP RE (K), dr. Mirnasari Amirsyah SpBP RE dan dr. Yusmalinda, SpAN. (imh/jef/humas).