Pengembangan Industri Pengolahan Nanas, Pj. Bupati: Menyerap Tenaga Kerja Dan Meningkatkan Perekonomian

150

Takengon – Penjabat Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT, menghadiri kegiatan pengembangan industri pengelolaan nanas, Kamis (21/09/2023), bertempat di Kampung Kayu Kul.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Camat Pegasing dan jajarannya, Reje Kayu Kul dan jajarannya, serta kelompok pengembangan industri pengelolaan nanas di Kampung Kayu Kul.

Dalam sambutan Penjabat Bupati Aceh Tengah menyampaikan, potensi terbesar yang dimiliki Kabupaten Aceh Tengah, salah satunya ada pada bidang pertanian, bahkan sebagian besar penduduk Kabupaten Aceh Tengah berprofesi sebagai petani dan pekebun.

Kabupaten Aceh Tengah memiliki komoditas unggulan berupa kopi, juga memiliki potensi agrowisata yang melimpah salah satunya nanas.

“wisata nanas yang berada di Kampung Kayu Kul ini, yang telah dibudidayakan oleh petani di Kecamatan Pegasing dan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat dan wisatawan yang sedang berada di Aceh Tengah,” ucap Mirzuan.

“agrowisata menjadi salah satu alternatif pariwisata berkelanjutan yang bertujuan memperluas pengetahuan, pengalaman, rekreasi, dan hubungan usaha di bidang pertanian,” lanjutnya.

Selain itu, Pengembangan industri pengelolaan nanas sangat penting, karena agroindustri yang memanfaatkan bahan baku hasil pertanian untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual tersendiri.

“pengembangan agroindustri ini tentu sangat bermanfaat, apalagi bahan baku yang tersedia mendukung kita untuk melakukan produksi olahan nanas sehingga dapat menambah nilai jualnya,” jelas Mirzuan.

Mirzuan menambahkan, sektor agroindustri memiliki peran yang penting dalam perekonomian, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

“maka dari itu kami berharap bahwa dengan adanya pengembangan industri olahan nanas ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, sehingga nantinya mampu menyerap tenaga kerja yang handal dan profesional, serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Mirzuan.

Menutup sambutannya, Mirzuan berpesan agar dalam industri pengelolaan nanas nantinya dapat memanfaatkan penggunakan teknologi seperti media sosial dalam melakukan promosi produk untuk lebih diketahui oleh masyarakat luas.

“kami menghimbau untuk terus mengikuti perkembangan zaman, terutama dibidang teknologi informasi, dalam mendukung mengembangkan industri pengolahan nanas yang nantinya dapat bernilai ekonomis,” lanjutnya.

“karena itu manfaatkanlah teknologi, dalam mengembangkan industri pengelolaan nanas, contohnya seperti mempromosikan produk di sosial media, packaging yang menarik, menjual produk di e-commerce, dan lain sebagainya.” pesan Mirzuan sebagai penutup sambutannya. (AS/ProkopimAT)

X