Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Hadiri Dialog Kebangsaan Bersama KNPI

63

Takengon – Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 serta dalam rangka menjalin silaturahmi tokoh pemuda bersama unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah didaulat sebagai salah satu Pembicara dalam dialog Kebangsaan yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Aceh Tengah bertempat di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah, Rabu (28/10/2020).

Dialog yang mengangkat tema “Peran Pemuda Dalam Meningkatkan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19” ini, menghadirkan sejumlah narasumber. Yakni Bupati Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Perwakilan Kodim 0106 Aceh Tengah, Akademisi serta para tokoh muda di Kabupaten Aceh Tengah.

Membuka dialog tersebut Bupati Aceh Tengah menyampaikan, pemuda adalah perubah dan perombak zaman, 28 Oktober dijadikan momentum fundamental mempersatukan pemuda di Indonesia, pemuda adalah pembaharu diberbagai aspek baik itu pembangunan, perekonomian maupun sosial dan budaya.

Peran pemuda dalam mencapai suatu kemajuan pembangunan daerah menjadi suatu titik awal dari peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa, seperti semangat patriot yang dicontohkan Muhammad Hasan Gayo salah satu tokoh pemuda dari Gayo, dimana hal ini juga membuktikan bahwa pemuda menjadi suatu tonggak bagi bangsa Indonesia dalam masa pembangunan nasional, artinya bahwa penting adanya peran pemuda dalam pembangunan daerah, sebagai penerus bangsa, generasi muda berarti menanggung harkat dan martabat bangsa Indonesia.

“Terkait peningkatan ekonomi dimasa pandemi, pemuda merupakan garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19, sebagai contoh selama ini di kabupaten Aceh Tengah para pemudalah yang menjadi ujung tombak melawan Covid, sebagai relawan kampung yang berusaha untuk memutus mata rantai Covid-19” ungkap Shabela.

Harapan kita dengan adanya dialog seperti ini adalah terbentuknya kesolidan pemuda dalam membangun Kabupaten Aceh Tengah ke arah yang lebih baik serta adanya kesadaran pemuda dalam mengawal pembangunan daerah guna mendukung pembangunan nasional.

Shabela melanjutkan, untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata itu, pemuda selaku tulang punggung pembangunan agar tidak segan-segan memberikan kritikan positif agar pembangunan dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Tanpa dukungan pemuda, kami tidak mampu berbuat apa-apa, kami berharap dukungan dan kerjasama pemuda untuk bersama-sama pemerintah membangun dan mengisi kemerdekaan di wilayah Aceh Tengah, dengan sumbangsih pemikiran dan masukan positif dengan semangat patriot yang selalu terjaga untuk membangun daerah kita ini” lanjutnya.

Shabela menyatakan, saat ini pembangunan di Aceh Tengah, daerah wisata penghasil kopi itu terus digalakkan, sehingga dibutuhkan peran pemuda dalam memberikan kontribusi untuk memajukan daerah ini, sehingga sasaran pembangunan dapat dinikmati masyarakat. Menurut Bupati, pemuda di Kabupaten Aceh Tengah saatnya untuk meningkatkan peran serta solid bersama-sama dengan Pemerintah Daerah mewujudkan cita-cita ini.

“Kini saatnya kesadaran pemuda harus dibangkitkan dalam memberikan kontribusi dalam membangun daerah. Kritik dan sumbangsih pemikiran dari pemuda sangat diharapkan guna mencapai Kabupaten Aceh Tengah yang maju, rukun, damai dan sejahtera serta mewujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang” kata Shabela di penghujung dialog kebangsaan berjargon “Bersatu dan Bangkit” tersebut. (HMA/Humas)