Sambangi Kementerian PUPR, Ini Harapan T. Mirzuan

233

Jakarta – Pj. Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (12/01/23).

Dalam kunjungan kerjanya, T. Mirzuan melakukan audiensi dan bertukar pikiran dengan beberapa pejabat strategis di Kementerian PUPR, diantaranya Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga serta Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air Ditjen Sumber Daya Air di ruang kerja masing-masing.

Dihadapan Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga itu, T. Mirzuan menyampaikan gambaran kondisi terkini berikut permasalahan-permasalahan keterbatasan infrastruktur di Kabupaten Aceh Tengah. Berbagai usulan turut disampaikan T. Mirzuan pada kesempatan tersebut, diantaranya mengenai keberlanjutan pembangunan jembatan Uning serta gagasan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah seperti pembuatan jembatan gantung kaca, dan lain sebagainya.

“Permohonan kami, untuk keberlanjutan jembatan Uning dapat cepat terselesaikan agar memudahkan aksesibilitas dan aktifitas perekonomian masyarakat. Selain itu, kami juga mengharap dukungan pemerintah pusat mengenai peluang pembangunan infrastruktur lainnya yang mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata di daerah kami,” ujar Mirzuan.

Sementara itu dalam kesempatan pertemuan dengan Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air Ditjen Sumber Daya Air, dilakukan pembahasan mengenai penambahan atau pengembangan SPAM yang selama ini dikelola oleh PDAM Tirta Tawar agar lebih baik, agar permasalahan dalam pengelolaan air bersih dan air minum mendapatkan perbaikan dalam penanganannya, apalagi Kabupaten Aceh Tengah mempunyai potensi sumber air yang sangat melimpah.

“Yang kami sampaikan adalah permasalahan-permasalahan yang terjadi di daerah dan kendala dalam pembangunan pendukung infrastruktur dan kami mencoba peluang yang ada di kementerian untuk dapat di bawa ke daerah,” sebutnya.

“Besar harapan kita, apa yang telah kami sampaikan tadi dapat menjadi perhatian pemerintah pusat khususnya Direktorat Pembangunan Jembatan juga Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air di Kementerian PUPR.” Tutup Mirzuan menjawab pertanyaan media Humas melalui telpon. (IMH/ProkopimAT)

X