Sesaat Setelah Api Padam, Bupati Shabela Tinjau Lokasi Kebakaran Mersah Banan Kelaping

122

Takengon – Minggu, (31/01) malam sekitar Pukul 21.20 WIB, terjadi kebakaran yang menghanguskan Meunasah/ Mersah Banan Kelaping serta ikut merusakan 1 (satu) unit rumah warga yang berlokasi di Ujung Totor Kelaping, Kampung Takengon Timur Kecamatan Lut Tawar.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar turun langsung melihat ke lokasi kebakaran sesaat setelah api berhasil dipadamkan oleh personil pemadam kebakaran dari BPBD yang dibantu oleh masyarakat.

Bupati Shabela yang hadir didampingi Camat dan Forkopimcam Lut Tawar, Reje Kampung Takengon Timur, Kepala Dinas Sosial, Kabid Penanggulangan Bencana BPBD, serta relawan lainnya (Tagana dan TRC), tampak memberikan instruksi langsung terkait upaya untuk memberikan penanganan masa panik dan tanggap darurat.

“Jadi ini tolong ya ditelusuri penyebab atau sumber kebakarannya. Inventarisir kerugian yang ada. Dan yang paling penting, fasilitasi bantuan bilamana ada warga yang terdampak”, instruksi Bupati di lokasi kejadian.

Menyikapi itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Aulia Putra menyampaikan bahwa Tim Dinas Sosial dalam hal ini Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah melakukan assesment mengenai dampak atau kerugian yang dialami masyarakat akibat kebakaran itu.

Dari investigasi yang dilakukan, selain menghanguskan satu unit meunasah khusus perempuan itu, kebakaran tersebut juga diketahui menyebabkan 1 (satu) keluarga ikut terdampak, yakni rumah milik keluarga Aulia Basri sebagiannya ikut terbakar karena bersebelahan langsung dengan sumber kebakaran, sehingga menyebabkan kerugian materil dan gangguan psikologis (trauma) beberapa anggota keluarganya.

“Ada satu keluarga yang terdampak karena rumahnya ikut terbakar sebahagian. Untuk keluarga ini akan kita upayakan bantuan masa panik, mudah-mudahan dapat membantu dan meringankan kesedihan mereka,” ujar Aulia.

Kadis Sosial ini juga menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Untuk sumber dan penyebab kebakaran serta perkiraan kerugian materil masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. (IMH/Humas)