Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara, Mirzuan : Dapat Meminimalisir Terjadinya Kesalahan

558

Takengon – Penjabat Bupati Aceh Tengah T. M irzuan, MT, menghadiri Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum Tahun 2024, berlangsung di Hotel Parkside Petro Gayo, Minggu pagi (24/12/2023).

Dalam sambutannya Mirzuan menyampaikan bahwa, kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang yang merupakan bagian dari upaya untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu.

”kali ini, sosialisasi yang kita lakukan dalam bentuk pelatihan atau simulasi pungut hitung Pemilu yang akan kita laksanakan serentak pada tanggal 14 februari 2024 nanti,” ucap Mirzuan.

”simulasi yang kita lakukan hari ini, tujuannya agar mendapatkan gambaran utuh situasi sebenarnya, bagaimana pemungutan dan penghitungan suara berjalan dilapangan, dan untuk mengantisipasi segala permasalahan yang mungkin saja terjadi,” tambahnya.

Dalam menyambut Pemilu tahun 2024, perlu dipastikan seluruh elemen penyelenggaraan pemilihan berjalan dengan baik, mengidentifikasi potensi masalah dan menemukan solusi sebelum Pemilu sesungguhnya dilaksanakan, keberhasilan Pemilu tidak hanya tergantung pada kualitas penyelenggaraan, tetapi juga pada kesiapan dan partisipasi aktif masyarakat.

Artinya dengan dilaksanakannya simulasi seperti ini, dapat membangun partisipasi seluruh komponen masyarakat dan panitia pemilu, baik yang ada di tingkat kabupaten maupun di kecamatan.

”kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu tahun 2024 yang akan segera kita laksanakan tentunya sangat penting, karena menggambarkan kondisi di hari H nanti, dimana terdapat kotak suara, bilik suara, papan pengumuman DPT, petugas KPPS, pengawas TPS dan saksi,” jelas Mirzuan.

”karena itu simulasi yang dilakukan hari ini merupakan representasi kejadian pemungutan suara sesungguhnya dan persiapan untuk menghadapi situasi rill dan kendala di lapangan pada 14 Februari 2024 nanti,” lanjutnya.

Ia juga menekankan agar panitia Pemilu dapat memperkirakan estimasi waktu yang dibutuhkan setiap pemilih, agar pada saat berlangsungnya pemilihan suara dapat berjalan sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan.

”agar saat pelaksanaan tidak ada kemoloran waktu pada setiap individu, artinya penting bagi kita bersama untuk memanajemen estimasi waktu, sehingga saat penghitungan suara tidak terjadi keterlambatan dalam penghitungan suara,” tekan Mirzuan.

Mengakhiri sambutannya Mirzuan menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah yang telah melaksanakan kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu tahun 2024.

”kami ucapkan terima kasih kepada KIP Aceh Tengah yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu tahun 2024, kita bersama berharap dengan dilakukannya kegiatan ini dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan pada pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang.” tutup Mirzuan. (AS/ProkopimAT)

X