Tekan Kasus Positif Di Aceh Tengah, Pemkab Gelar Rapat

87

Takengon – Dalam rangka menekan angka kasus positif Covid-19 di wilayah Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah menggelar Rapat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, bertempat di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Jum’at (11/06).

Rapat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Subhandhy, AP, M.Si, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Drs. Mursyid, M.Si, Kadis DPMK, Kadis Pendidikan, Kepala Satpol PP/WH, perwakilan dinas kesehatan, para Camat, serta perwakilan APDESI itu dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Aceh Tengah Nomor 1647 Tahun 2021.

Bupati Aceh Tengah dalam arahannya menyampaikan bahwa perangkat Kampung harus aktif dalam pelaksanaan PPKM Mikro terutama dalam mendata dan memantau warga yang terpapar Virus Covid-19.

“Perangkat Kampung diharapkan benar-benar aktif, baik memantau pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri di rumah maupun melakukan tracking terhadap warga yang kontak erat dengan pasien”, ungkap Shabela menekankan.

Lebih lanjut, Bupati Shabela turut mengingatkan perangkat Kampung bersinergi dengan jajaran Kecamatan untuk membentuk posko di Kampung dan mensosialisasikan kepada Masyarakat betapa pentingnya pembatasan ini untuk memutus mata rantai Covid-19 di Aceh Tengah.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai pelaksanaan vaksinasi yang saat ini sasaran utamanya diprioritaskan kepada pelayan publik, tenaga kesehatan, dan lansia.

Menurut Dinas Kesehatan, dari total 17.121 dosis vaksin yang diterima, sebagian besar sudah dilakukan vaksinasi untuk tahap 1 dan 2 untuk ketiga sasaran yang disebutkan sebelumnya.

Terkait vaksinasi, Shabela mengapresiasi petugas kesehatan dalam proses memberikan vaksinasi sebab menurutnya, vaksinasi mampu meningkatkan imunitas tubuh.

“Vaksin mampu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang, jadi bila seseorang terpapar Covid-19 setelah divaksin maka resiko terhadap penyakit lebih rendah dibandingkan yang tidak divaksin”, ungkapnya menjelaskan.

Sebelum mengakhiri rapat, orang nomor satu di Aceh Tengah tersebut menghimbau masyarakat agar terus menegakkan protokol kesehatan terutama bagi keluarga pasien untuk tidak melakukan kontak erat. (KS/Humas)