Ramadhan Ceria “Sinergy of Harmoni 2026”, Program KNPI Bantu Warga Terdampak di Aceh Tengah

28

Takengon – Program “Ramadhan Ceria Sinergy of Harmoni 2026” yang digagas oleh Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyasar masyarakat terdampak bencana alam hidrometreologi di Kecamatan Bintang, kegiatan tersebut dipusatkan di tenda pengungsian Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu Sore (04/03/2026) menjelang berbuka puasa.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPP KNPI, Haris Pertama, SH, Ketua DPD KNPI Aceh H. Aulia Rahman, ST, M. Ars, serta jajaran pengurus KNPI Aceh dan Aceh Tengah. Turut hadir Presiden MBM dari Malaysia bersama rombongan, unsur Forkopimda, Sekda, Para kepala SKPK Aceh Tengah, Camat, serta relawan.

Dalam kegiatan berbuka puasa bersama itu, KNPI menyalurkan 500 paket bantuan uang tunai bagi anak-anak sekolah di pengungsian Kecamatan Bintang. Selain itu, dibagikan paket ikan siap saji, bantuan satu ekor lembu untuk konsumsi bersama dalam nuansa berbuka bersama, serta tandon air bersih yang telah diserahterimakan kepada masyarakat.

KNPI Aceh juga telah menyerahkan dua unit MCK darurat sebelumnya, masing-masing di Kampung Rawe dan Kenawat. Pada kesempatan tersebut, kembali dibangun satu unit MCK darurat di Bintang untuk mendukung kebutuhan sanitasi masyarakat pengungsian.

Ketua DPP KNPI, Haris Pertama, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda Indonesia terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya anak-anak agar tetap semangat menjalani pendidikan dan merasakan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.

“Kami ingin adik-adik kita tetap ceria, tetap semangat membangun masa depan. Bantuan ini bukan hanya di Aceh Tengah, tetapi juga kami salurkan ke beberapa daerah lain seperti Bireuen, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara”, ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan KNPI pusat, KNPI Aceh, serta para donatur termasuk Presiden MBM dari Malaysia.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, khususnya Kampung Kala Segi, kami merasakan kebahagiaan luar biasa. Kehadiran saudara-saudara kita dari pusat, provinsi, bahkan dari Malaysia adalah bukti bahwa kita semua bersaudara. Di balik musibah, selalu ada berkah yang Allah hadirkan”, ungkapnya.

Bupati juga menegaskan bahwa seluruh jajaran SKPK diminta untuk turut melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dan empati terhadap masayarakat pengungsian.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi cerminan bahwa Islam itu indah dalam berbagi, dan semangat persaudaraan harus terus dijaga. Ia berharap bantuan yang diberikan menjadi berkah bagi penerima maupun pemberi, serta menjadi penguat semangat masyarakat untuk bangkit dari ujian bencana.

Program “Ramadhan Ceria Sinergy of Harmoni 2026” sendiri telah dimulai dari Banda Aceh, dilanjutkan ke Aceh Tengah, dan selanjutnya akan digelar di Bireuen sebelum kembali ke Banda Aceh. (RH/ProkopimAT)