Aceh Tengah Alami Inflasi 2,466 Persen Pada Juni 2023

231

Takengon – Minggu Pertama Bulan Juni 2023, Kabupaten Aceh Tengah mengalami inflasi sebesar 2,466 persen.

Hal itu terungkap dalam rilis inflasi bulan Juni 2023 yang diumumkan melalui zoom meeting pada rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Mendagri, Senin (12/06/2023) di Aceh Tengah Command Centre.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah, Harun Manzola usai mengikuti agenda rapat rutin tersebut, menyebutkan inflasi di kabupaten penghasil kopi arabika Gayo ini terjadi lantaran adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran.

Dikatakannya, indeks perkembangan harga yang memicu terjadinya inflasi pada minggu pertama bulan Juni 2023, disebabkan kenaikan harga cabai merah yang menjadi penyumbang tertinggi laju inflasi di kabupaten setempat dengan indeks sebesar 1,866 persen.

“Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi pada bulan Juni 2023 diantaranya cabai merah, telur ayam ras dan bawang merah,” kata Harun Manzola.

Menyikapi ini, Asisten II menegaskan akan melakukan pemantauan terhadap penyebab kenaikan harga tiga komoditas, dan berupaya menjaga stabilitas beberapa harga komoditi agar inflasi tidak semakin naik.

“Kita akan gali informasi kenapa terjadi kenaikan indeks harga konsumen pada beberapa komoditi, terutama pada tiga komoditi yang paling memberi andil dalam memicu inflasi di M1 Juni ini,” sebut Harun.

“Kita juga melalui Satgas Pangan akan segera melalukan pemantauan dan monitoring guna mengidentifikasi model langkah penanganan selanjutnya.” Pungkas Harun.

Secara umum, dari 23 kabupaten/ kota di Aceh hampir seluruhnya mengalami inflasi pada periode awal Juni 2023. Tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Selatan dengan inflasi sebesar 3,96 persen, dan terendah terjadi di Kabupaten Nagan Raya sebesar 0,22 persen.

Sementara itu, Kabupaten Simeulue menjadi satu-satunya kabupaten/ kota yang mengalami deflasi, yakni sebesar -0,37 persen. (IMH/ProkopimAT)

X