Bupati Haili Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif LPHK Peteri Pukes Mendale

22

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi Pj. Sekda Aceh Tengah Drs. Mursyid, M.Si beserta jajaran, hadiri kegiatan presentasi Rencana Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif oleh Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Peteri Pukes, Kampung Mendale yang berlangsung di Gedung Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Lama Bebuli Kecamatan Kebayakan, Pada Senin (16/06/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, dalam arahannya menyampaikan dukungannya pada upaya mewujudkan Rencana Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif oleh Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Peteri Pukes, Kampung Mendale terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pemanfaatan sumber daya hutan secara berkelanjutan dan pengembangan usaha ekonomi kreatif.

“Kami berharap bahwa Program ini melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan hingga pengembangan produk-produk ekonomi kreatif berbasis potensi hutan di wilayah Kampung Mendale khususnya dan kawasan Lut Tawar umumnya”, Ungkap Bupati.

Bupati menekankan, agar LPHK Peteri Pukes, Kampung Mendale dapat memerikan dampak positif pada Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, dengan menerapkan praktik pengelolaan hutan yang bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian hutan dan ketersediaan sumber daya alam.

“Terkait pengembangan Ekonomi Kreatif, agar dapat menciptakan nilai tambah dari potensi sumber daya hutan melalui pengembangan produk-produk kreatif seperti kerajinan tangan, makanan olahan, atau produk pariwisata berbasis hutan dan memanfaatkan potensi wisata si wilayah Danau Lut Tawar, dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat sekitar”, Harap Bupati Haili.

Terakhir Bupati Aceh Tengah juga meminta, agar semua pihak dapat mendukung program sadar lingkungan dengan menjaga kebersihan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah, dan mendukung upaya revitalisasi kawasan Danau Lut Tawar guna mewujudkan Kabupaten Aceh Tengah sebagai Daerah kunjungan wisata bersyariah, bersih nyaman, ramah, indah dan tertib.

Dalam kesempatan yang sama, menanggapi izin peminjaman dan pemakaian sebidang lahan bekas PDAM IPA Bebuli yang berlokasi di Kampung Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah untuk dijadikan sebagai lokasi Sekretariat LPHK Peteri Pukes untuk mendukung berjalannya kegiatan-kegiatan operasional LPHK Peteri Pukes.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Pada prinsipnya memberikan izin Perpanjangan pinjam pakai terhadap Gedung IPA Bebuli dengan ketentuan bahwa bilamana Gedung IPA Bebuli tersebut kami butuhkan, maka pihak kami akan mengambil kembali gedung tersebut untuk dipergunakan sebagaimana fungsinya sebagai Instalasi Pengolahan Air. Selain itu diharapkan kepada LPHK Peteri Pukes selama pemakaian gedung agar memelihara kondisi bangunan dan kebersihan lingkungan gedung tersebut.

Untuk informasi, LPHK Peteri Pukes adalah Lembaga Desa yang dibentuk oleh Reje Kampung melalui musyawarah kampung sesuai dengan ketentuan undang-undang untuk melakukan pengolahan terhadap kawasan Hutan Kampung atau lebih dikenal dengan Hutan Desa (HD) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kampung Mendale melalui pengolahan hutan secara lestari

Kampung mendale terletak di Kecamatan Kebayakan yang memiliki daerah pegunungan di kawasan hutan lindung Seluas 11.338 ha yang secara langsung bersinggungan dengan Kawasan Ekosistem Leuser yang telah ditetapkan oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco) sebagai salah satu situs warisan dunia.

Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Peteri Pukes, Kampung Mendale terbentuk hasil kerjasama dengan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), yang selama ini telah mengembangkan pengolahan potensi desa berbasis ekonomi hijau, seperti pengolahan produk pangan hasil alam seperti abon ikan mujahir dan juga makanan olahan berbahan dasar labu jipang atau dikenal juga dengan sebutan labu siam.

HAkA sendiri merupakan lembaga yang mendampingi LPHK Peteri Pukes dan juga Lembaga Reje wali dalam memberi bekal untuk kelompok dengan memfasilitasi pelatihan-pelatihan dan sosialisasi. Harapannya, nantinya kelompok masyarakat tersebut dapar mengelola hutan secara mandiri dan bisa menjaga hutan sekitaran wilayah Kecamatan Kebayakan khususnya di sekitar Danau Lut Tawar. (HMA/ProkopimAT)