Bupati Haili Yoga dan Ketua TP-PKK Hadiri Pengajian Fuspita Kecamatan Kute Panang

16

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tengah, Ny. Risnawati Haili Yoga, menghadiri acara pengajian Forum Ukhuwah Silaturrahmi Pengajian Ibu-Ibu Takengon (Fuspita) Kecamatan Kute Panang yang dipusatkan di Kampung Wih Nongkal Toa pada Senin (28/07/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan Fuspita ini. Beliau menekankan pentingnya peran ibu-ibu dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan masyarakat.

Dikatakannya, peran strategis ibu-ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, namun juga sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai luhur dan ajaran agama ditengah-tengah kehidupan beragama masyarakat.

Menurut Haili, dengan pemahaman agama yang kuat, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan senantiasa berpegang teguh pada norma-norma kebaikan.

Oleh karenanya, Fuspita menjadi wadah yang sangat efektif untuk memperkuat kapasitas ibu-ibu dalam menjalankan peran tersebut, melalui kegiatan pengajian dan diskusi yang berkelanjutan.

“Kegiatan seperti Fuspita ini sangatlah penting untuk mempererat tali silaturahmi antar ibu-ibu sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan kita,” ujar Bupati Haili Yoga.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Haili Yoga secara khusus mengajak seluruh jamaah untuk gemar membaca Al-Qur’an. Beliau menyoroti bahwa membaca dan memahami Al-Qur’an adalah pondasi utama dalam membangun keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak mulia.

“Mari kita jadikan membaca Al-Qur’an sebagai rutinitas harian kita. Dengan memahami isinya, insya Allah kita akan mendapatkan petunjuk dan keberkahan dalam setiap langkah hidup,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Tengah, Ny. Risnawati Haili Yoga, juga menyampaikan dukungannya terhadap program-program keagamaan yang melibatkan kaum ibu.

Beliau berharap Fuspita dapat terus menjadi wadah positif bagi ibu-ibu untuk belajar, berbagi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Ny. Risnawati juga menambahkan bahwa dengan peningkatan pemahaman agama, ibu-ibu dapat menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar, menciptakan generasi yang berintegritas dan beriman.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan melalui Fuspita, kita bisa bersama-sama mewujudkan masyarakat Aceh Tengah yang religius dan sejahtera,” pungkasnya.

Dalam pengajian Fuspita yang berlangsung semarak ini, diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, yang diawali dengan wirid asma’ul husna, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama. Bertindak sebagai penyampai tausyiah Tgk. Jailani dari IAIN Takengon. (IMH/ProkopimAT)