Ikuti Rakor Inflasi, Pemkab Aceh Tengah Komitmen Dukung Kebijakan Nasional

16

Takengon – Rapat Koordinasi pengendalian inflasi daerah dan sosialisasi strategi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah Minggu ke III Mei 2025 kembali digelar, yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.

Diikuti Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, dalam hal ini diwakili oleh, Plt Asisten Ekonomi Pembagunan Setdakab Aceh Tengah, Jauhari. ST, serta didampingi, Kepala BPS, Kadis Koperasi, Kadis Perikanan, Kadis Pertanian, Kadis Pangan, Kepala Badan pengelola Keuangan, Perwakilan Inspektorat, serta Kabag Ekonomi, secara Virtual melalui Zoom Meeting di Command Center Diskominfo Kompleks Setdakab Aceh Tengah, Pada Senin (26/05/2025).

Dalam kesempatan tersebut Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, dalam mengendalikan inflasi agar tetap stabil pada rentang target yang ditetapkan sangat penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, karena inflasi yang terlalu tinggi akan menggerus pertumbuhan ekonomi.

Dalam hal ini Bappenas berperan dalam tim pengendalian inflasi sejak perencanaan dalam rangka mengakselerasi penyelesaian permasalahan struktural penyebab inflasi (supply-side) seperti kendala pasokan dan infrastruktur konektivitas.

“Pemerintah Daerah sendiri, perlu menjaga keseimbangan sisi permintaan dan penawaran serta interaksi semua pelaku ekonomi untuk menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi”, Terang Mendagri.

“Sinergi dan kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menyusun perencanaan yang baik serta strategi investasi yang tepat adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sinergi pusat-daerah dalam menjaga inflasi tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga menjadi fondasi pemerataan pembangunan nasional”, Imbuhnya.

Selanjutnya ditekankan Mendagri, Kepada Pemerintah Daerah untuk dapat melakukan dan melaporkan terkait Pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, melaksanakan Rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah, Menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting.

“Segera canangkan gerakan menanam, juga melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait di masing-masing daerah, kemudian melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang”, Pinta Mendagri.

“Berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, Merealisasikan BTT untuk dukungan pengendalian Inflasi serta Memberikan bantuan transportasi dari APBD”, Tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Asisten Ekonomi Pembagunan Setdakab Aceh Tengah, Jauhari. ST, menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional untuk mengendalikan inflasi, sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan dan harga yang stabil untuk seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai langkah konkret pengendalian inflasi di daerah Kabupaten Aceh Tengah, untuk tahun 2025, dan strategi menjaga pertumbuhan ekonomi. dengan tujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengatasi disparitas harga, dan memastikan ketersediaan serta keterjangkauan pangan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah.(HMA/ProkopimAT)