Istri Bupati Risnawati, Resmi Membuka Lomba Mewarnai, Fashion Show dan Becanang dalam Upaya Melestarikan Budaya Gayo

34

Takengon – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Takengon ke-448, istri Bupati Aceh Tengah, Risnawati, secara resmi membuka kegiatan Lomba Mewarnai Gambar, Lomba Fashion Show, dan kegiatan Becanang guru PAUD se-Kabupaten Aceh Tengah. Acara ini diselenggarakan oleh MKKS Kabupaten dan MKKS Kecamatan se-Aceh Tengah dengan dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh Tengah.

Dalam sambutannya, Risnawati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami merasa sangat senang dan terhormat dapat hadir bersama para guru PAUD dan anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan luar biasa ini. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas bagi anak-anak, tetapi juga upaya nyata dalam melestarikan dan mengenalkan budaya Gayo kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Aceh Tengah, yang kaya akan budaya dan tradisi, memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budayanya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan becanang, yang merupakan tradisi khas Gayo yang harus terus diperkenalkan kepada anak-anak sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat memahami, mencintai, dan melestarikan budaya Gayo agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh 180 peserta untuk lomba mewarnai gambar, 20 peserta untuk lomba fashion show, serta peserta dari kalangan guru PAUD yang mengikuti lomba becanang. Para peserta lomba mewarnai diajak untuk mengekspresikan kreativitas melalui warna dan gambar. Sementara itu, lomba fashion show menampilkan berbagai busana khas Gayo, yang menunjukkan keunikan dan keindahan pakaian adat Gayo.

“Mewarnai gambar bukan hanya aktivitas menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga merupakan sarana edukatif yang efektif untuk melatih kreativitas dan imajinasi. Selain itu, lomba fashion show memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menunjukkan kecintaan terhadap budaya Gayo melalui busana tradisional,” tambah Risnawati.

Selain untuk anak-anak, kegiatan ini juga memberikan apresiasi kepada guru-guru PAUD yang telah berperan aktif dalam pendidikan usia dini. Guru PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru semakin termotivasi untuk mengenalkan budaya daerah kepada peserta didik mereka.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah Rudhi, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara MKKS dan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengenalan budaya daerah kepada anak-anak sejak dini.

“Di Aceh Tengah terdapat 229 satuan PAUD atau Kelompok Bermain (KB), yang terus kita dukung dalam berbagai program pendidikan dan kebudayaan. Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting dalam memperkuat rasa cinta budaya lokal di kalangan anak-anak dan tenaga pendidik,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan Aceh Tengah juga menegaskan bahwa adanya kemitraan yang kuat antara pemerintah, guru, dan masyarakat sangat penting dalam melestarikan budaya daerah. Dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat upaya pelestarian budaya Gayo agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan dalam acara ini adalah becanang, sebuah tradisi khas Gayo yang melibatkan para guru PAUD. Becanang bukan sekadar aktivitas biasa, tetapi merupakan simbol dari warisan budaya yang harus terus diperkenalkan kepada generasi muda. Dengan adanya kegiatan becanang dalam acara ini, diharapkan para guru PAUD dapat menjadi agen pelestarian budaya di lingkungan pendidikan mereka.

“Melestarikan budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas kita semua, terutama generasi muda. Dengan kegiatan seperti ini, kita memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai budaya mereka sejak dini. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa bangga dan cinta terhadap budaya daerah mereka,” tambah Risnawati.

Sebagai penutup, Risnawati mengajak seluruh peserta dan hadirin untuk terus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Gayo. Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memahami dan mencintai warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Mewarnai Gambar, Lomba Fashion Show, dan kegiatan Becanang oleh guru PAUD se-Kabupaten Aceh Tengah, secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Istri wakil Bupati Aceh Tengah, Istri Plh. Sekda Aceh Tengah, Plt. Kadis Pendidikan Aceh Tengah beserta istri, MPD, Kasi kurikulum, Pokja Paud, Pengawas Paud, para dewan juri, MKKS Aceh Tengah, panitia, para peserta lomba, serta para orang tua.

Acara ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari peserta. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kecintaan terhadap budaya Gayo di tengah-tengah masyarakat Aceh Tengah. (AS/ProkopimAT)