Mahasiswa Program Kampus Merdeka Mulai Magang di Disdukcapil Aceh Tengah

217

Takengon – Program Kampus Merdeka mulai mengirim mahasiswa magang di Disdukcapil Aceh Tengah, dari total alokasi 10 mahasiswa sudah diterima 5 mahasiswa, Kamis (25/08/2022).

Mentor utama para mahasiswa yang juga Kabid Fasilitasi Pencatatan Sipil Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), Ikhsan mengatakan para mahasiswa tersebut menjadi Pelopor Layanan Adminduk yang akan magang selama 5 bulan di Disdukcapil Aceh Tengah.

“Saat ini baru 5 mahasiswa yang kami antar ke Disdukcapil Aceh Tengah, kebetulan memang berasal dari Universitas di Banda Aceh, sementara 5 mahasiswa lainnya berasa dari luar Aceh akan menyusul datang hingga akhir bulan ini,” ungkap Ikhsan

Kelima mahasiswa yang sudah tiba adalah Dinni virifqi, mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Syiah Kuala. Muhammad Hafidz, mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Syiah Kuala. Wildan Arfiga, mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Syiah Kuala. Synthia Febriola, mahasiswa jurusan Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh, dan Siti Jaharah, mahasiswa jurusan Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh.

Disdukcapil Aceh Tengah satu dari lima Kabupaten dan Kota di Aceh yang menjadi lokus magang mahasiswa program Kampus Merdeka, empat lainnya adalah Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Barat.

Ikhsan mengharapkan para mahasiswa yang sudah tiba dapat terus beradaptasi dengan suasana kantor dan lingkungan tempat tinggal sehingga selama menjalani masa magang berjalan sukses dan lancar.

Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal merespon positif keberadaan mahasiswa magang yang diharapkan memberi manfaat bagi peningkatan layanan Dukcapil maupun bagi mahasiswa sendiri.

“Kita sudah susun agendanya, pada bulan pertama para mahasiswa menjalani masa orientasi, mengenal personil, alur kerja, peraturan dan ketentuan serta budaya kerja Dukcapil,” kata Mustafa.

Lebih lanjut Mustafa menekankan pentingnya para mahasiswa menjadikan kesempatan magang untuk belajar dan memahami ruang lingkup administrasi kependudukan. (*)

X