Medan – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Kesehatan Helvetia dalam rangka pengembangan pendidikan sumber daya manusia (SDM), pelaksanaan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Ruang Pleno Institut Kesehatan Helvetia Lantai 5, Medan, Sumatera Utara, Senin (09/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pembina Yayasan Helvetia, Dr. dr. Razia Begum Suroyo, M.Sv, M.Kes, Badan Pelaksana Harian Yayasan Helvetia Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, MM, Rektor Institut Kesehatan Helvetia Dr. H. Ismail Efendi, M.Si, Wakil Rektor Bd. Ada Fitri, S.ST., M.Kes, serta civitas akademika Institut Kesehatan Helvetia.
Rektor Institut Kesehatan Helvetia, Dr. H. Ismail Efendi, M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama antara Institut Kesehatan Helvetia dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah memasuki periode kedua. Ia menjelaskan, pada periode pertama kerja sama telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif, khususnya dalam peningkatan kapasitas SDM di Aceh Tengah.
“Institut Kesehatan Helvetia memiliki tiga program studi sarjana dan pascasarjana dengan akreditasi unggul. Para lulusan kami telah banyak berkontribusi untuk Aceh Tengah, dan kami melihat keseriusan Bupati Aceh Tengah dalam meningkatkan kapasitas SDM aparatur”, ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data lima tahun terakhir, sebanyak 161 mahasiswa asal Kabupaten Aceh Tengah telah menyelesaikan pendidikan di Institut Kesehatan Helvetia.
Menurutnya, kerja sama ini terbuka bagi semua pihak dan tidak perlu dikhawatirkan, karena kolaborasi dengan pemerintah daerah justru memperkuat peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan secara teknis dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Aceh Tengah”, tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Institut Kesehatan Helvetia atas komitmen dan konsistensi dalam mendukung pengembangan SDM di Aceh Tengah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih. Dalam misi kami, peningkatan kualitas pelayanan publik harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM”, kata Bupati.
Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa pembangunan SDM tidak hanya menyangkut peningkatan kompetensi, tetapi juga perubahan perilaku dan akhlak aparatur sebagai pelayan masyarakat, yang harus dimulai dari keteladanan kepemimpinan.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualifikasi tenaga kesehatan di Aceh Tengah. “Tenaga kesehatan saya wajibkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 sebagai upaya meningkatkan kualitas aparatur. Semakin tinggi pendidikan, semakin tumbuh kesadaran untuk menghargai, mengoreksi diri, dan melayani masyarakat dengan lebih baik”, lugasnya.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap terwujud peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, didukung oleh SDM yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan masyarakat. (RH/ProkopimAT)
