Semangat Hijrah, Wabup Muchsin Hasan Ajak Masyarakat Aceh Tengah Wujudkan Transformasi Peradaban Kehidupan
Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyelenggarakan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H tingkat Kabupaten Aceh Tengah, bertempat di Masjid Agung Ruhama Takengon, Rabu pagi (02/07/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, yang turut memberikan sambutan penuh makna dan motivasi di hadapan para peserta yang memadati masjid terbesar di dataran tinggi Gayo tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Pj. Sekda, para Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPK, Camat, para Kabag, serta pejabat struktural dan fungsional dari masing-masing instansi. Selain itu, turut serta pula para PNS, PPPK, tenaga kontrak, para kepala puskesmas, kepala sekolah, serta masyarakat Aceh Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muchsin Hasan menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram bukan sekedar pergantian kalender semata atau seremonial tahunan belaka, melainkan menjadi momen penting untuk melakukan muhasabah diri, evaluasi dan refleksi terhadap kehidupan pribadi, sosial, maupun sebagai bagian dari masyarakat dan pemerintahan.
“Tahun Baru Islam ini sesungguhnya mengajarkan kepada kita tentang semangat hijrah, yakni sebuah transformasi spiritual, sosial, dan peradaban. Hijrah bukan sekedar perpindahan tempat seperti yang dilakukan Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah, melainkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik, meski harus mengorbankan banyak hal,” ujar Muchsin Hasan.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa konteks hijrah saat ini bukan lagi dalam bentuk fisik ataupun peperangan, tetapi berupa transformasi nilai dan peradaban. Hijrah dari kemiskinan menuju kecukupan, dari ketertinggalan menuju kemajuan, serta dari lingkungan yang abai menjadi lingkungan yang bersih dan tertata.
“Kita harus bersama-sama mewujudkan Aceh Tengah sebagai kabupaten yang bersih, nyaman, dan religius. Kota Takengon sebagai jantungnya Aceh Tengah harus menjadi tujuan wisata yang mengedepankan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tegas beliau.
Wakil Bupati juga mengaitkan semangat hijrah ini dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, yaitu menjadikan Aceh Tengah sebagai kota wisata berbasis syariah dan pusat peradaban Islam di dataran tinggi Tanoh Gayo. Menurutnya, kota berbasis syariah bukan berarti eksklusif atau menutup diri dari perbedaan, tetapi menjadikan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, keadilan, dan kepedulian sebagai dasar kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan itu, Muchsin Hasan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga seluruh jajaran pemerintahan untuk terus bergandengan tangan, berkolaborasi, dan menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan moral dan pembentukan karakter generasi muda.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi harus menjadi pusat peradaban, pusat pendidikan moral, dan pusat lahirnya generasi tangguh yang bertakwa. Mari kita jadikan tahun baru ini sebagai titik awal perubahan menuju masyarakat Aceh Tengah yang lebih bermartabat,” serunya.
Ia juga menyampaikan harapan agar semua yang hadir dapat menjadikan peringatan tahun baru Hijriyah ini sebagai momen perubahan, bukan hanya rutinitas tahunan. Menurutnya, sudah saatnya setiap individu berhijrah dari sifat buruk menuju sifat mulia, dari sikap pasif menuju peran aktif dalam membangun masyarakat.
“Hijrah tidak selalu harus berpindah tempat. Kita cukup berhijrah dari kebiasaan malas menuju semangat bekerja, dari sikap acuh menjadi peduli, dari keterbatasan menuju kekuatan kolektif masyarakat yang tangguh dan beriman,” tuturnya penuh harap.
Menutup sambutannya, Muchsin Hasan mengajak seluruh hadirin untuk berdoa agar di tahun 1447 Hijriyah ini, seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah diberi kekuatan, kesehatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia juga menyampaikan harapan agar Aceh Tengah menjadi daerah yang semakin maju, damai, diberkahi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, namun tetap ramah, terbuka, dan modern.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi langkah-langkah kita dalam membangun Kabupaten Aceh Tengah. Mari jadikan momentum tahun baru Hijriyah ini sebagai titik awal perubahan yang positif dalam kehidupan kita dan masyarakat secara luas,” pungkas Wakil Bupati.
Peringatan Tahun Baru Islam ini tidak hanya diisi dengan tausiyah dan doa bersama, namun juga menjadi ruang kebersamaan antarpejabat dan masyarakat, memperkuat silaturahmi dan semangat gotong royong untuk masa depan Aceh Tengah yang lebih baik. (AS/ProkopimAT)
