Tindak Lanjuti Arahan Dirut PT THL, Bupati Haili Yoga Percepat Permukiman Warga Terdampak Bencana

2

Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mempercepat penyediaan permukiman layak bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Direktur Utama PT Tusam Hutani Lestari (THL), Edhy Prabowo, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menerima perwakilan PT THL di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Jumat (30/01/2026).

Rapat ini merupakan kelanjutan dari pertemuan langsung antara Bupati Aceh Tengah dan Dirut PT THL yang sebelumnya berlangsung di Jakarta , pada Senin lalu, yang membahas penyediaan tanah relokasi permukiman bagi warga terdampak bencana.

Dalam arahannya, Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa saat ini masyarakat sangat membutuhkan kehadiran nyata pemerintah dan PT THL. Ia mengapresiasi komitmen dan kepedulian Edhy Prabowo yang secara intens dan penuh membantu proses pemulihan masyarakat Aceh Tengah.

“Masyarakat hari ini benar-benar terdampak. Pemerintah dan PT THL sudah hadir bersama. Pak Edhy Prabowo sangat intens membantu masyarakat. Hari ini saya minta agar teknis di lapangan segera diselesaikan”, Ucap Bupati.

Bupati menjelaskan, sebagian masyarakat telah membangun hunian secara mandiri, namun masih membutuhkan fasilitas umum seperti sekolah, sarana ibadah, dan infrastruktur pendukung lainnya agar kehidupan sosial dapat kembali berjalan normal.

Perwakilan PT THL, Sofyan Alfaris di dampingi General Manager PT THL, Rahmat menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya relokasi tersebut. Saat ini, PT THL telah mengajukan adendum areal, namun masih diperlukan pembahasan teknis secara rinci terkait status dan fungsi lahan yang akan digunakan.

“Kami dari PT THL mendukung penuh. Saat ini areal sudah kami ajukan adendum, namun perlu pembahasan detail terkait lahan yang akan digunakan, apakah berada di kawasan hutan produksi atau lainnya. Ke depan proses penunjukan lahan harus lebih rinci dan jelas”, ujar Sofyan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Tengah meminta agar dalam waktu dekat dilakukan langkah-langkah konkret, termasuk melibatkan para reje kampung dari wilayah terdampak.
“Dalam minggu ini, tolong undang seluruh reje kampung terdampak. Kita harus memastikan tanah yang akan digunakan benar-benar clean and clear”, tegas Bupati.

Terkait sektor pendidikan, Bupati juga menekankan pentingnya segera mencarikan lahan untuk sekolah-sekolah yang harus direlokasi akibat bencana. Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah memberikan lampu hijau untuk pembangunan sekolah baru.

“Sekolah yang perlu relokasi harus segera dicarikan lahannya, karena Pak Menteri Dikdasmen sudah memberikan persetujuan untuk pembangunan”, jelasnya.

Selain itu, Bupati Haili Yoga menekankan pentingnya membentuk tim pengawas dalam proses relokasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Perlu dibentuk tim pengawas untuk menyaring ‘penumpang gelap’. Artinya, yang berhak dibantu hanyalah masyarakat penduduk asli dan benar-benar terdampak bencana”, sambungnya. (RH/ProkopimAT)