Bupati Aceh Tengah Hadir di Gewat, Dorong Solusi Huntap dan Infrastruktur Yang Lama Tak Tersentuh

26

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kampung Gewat, Kecamatan Linge, Rabu (18/03/2026), sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat di wilayah terpencil dan juga terdampak bencana alam hidrometreologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah.

Kampung Gewat saat ini dihuni oleh 65 Kepala Keluarga (KK), dengan kondisi 4 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut menyampaikan bahwa di tradisi Meugang menjelang menyambut Hari Raya Iadul Fitri bantuan daging yang merupakan bagian dari bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadhan 1447 H.

Dalam arahannya, Bupati mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan, tidak terpancing konflik, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan, dengan kembali menghidupkan kebiasaan membaca Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, terutama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Kehadiran Bupati di Kampung Gewat tidak hanya bersifat simbolis, namun juga membawa sejumlah solusi konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan kembali mengusulkan program Hunian Tetap (Huntap) melalui skema DTH sebagai tahapan lanjutan bagi warga terdampak. Sementara itu, perbaikan Jalan Gewat akan segera dilakukan menggunakan anggaran yang tersedia dalam waktu dekat guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga akan menyerahkan paket kebutuhan rumah tangga setelah pembangunan hunian sementara (huntara) selesai. Pada sektor keagamaan, pembangunan Masjid Gewat akan didorong melalui pengajuan proposal ke Baitul Mal dengan dukungan awal sebesar Rp. 20 juta dengan memprioritaskan pembangunan pondasi masjid, serta direncanakan berlanjut melalui anggaran DOKA tahun 2027 hingga tuntas.

Di bidang kesehatan, Kampung Gewat juga mencatat capaian sebagai desa Zero Stunting, yang akan mendapatkan penghargaan bagi bidan desa pada hari pertama masuk kerja tanggal 25 Maret 2026.

Pemerintah daerah juga memastikan pembangunan akses alternatif Gewat–Kemerleng akan menjadi program lanjutan, guna membuka konektivitas antarwilayah.

Bupati juga menegaskan komitmennya untuk kembali meninjau langsung progres seluruh program yang telah disampaikan, sebagai bentuk pengawasan dan tanggung jawab pemerintah daerah. Di sisi lain, program Gemar Membaca Al-Qur’an akan terus gencar di kampanyekan oleh Bupati Haili Yoga agar masyarakat terus mendalami secara spritual keagamaan.

Tak hanya itu, pemerintah turut mengajukan permohonan pelepasan kawasan hutan produksi seluas 10 hektare kepada pemerintah pusat guna mendukung pengembangan Kampung Gewat ke depan.

Kunjungan ini juga menjadi momen bersejarah bagi masyarakat. Sejak tahun 2016, baru kali ini seorang kepala daerah dapat hadir langsung ke Kampung Gewat. Mewakili masyarakat, aparatur kampung menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Masyarakat menyebut kehadiran Bupati sebagai kado terindah di bulan suci Ramadhan. Mereka berharap seluruh program yang telah disampaikan dapat segera terealisasi, serta mendoakan agar Bupati Aceh Tengah senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan dalam memimpin daerah. (RH/ProkopimAT)