Bupati Haili Yoga Wisuda 556 Wisudawan Wisudawati Yang Memasuki Usia Lanjut Pada Sekolah Lansia, Harap Kegiatan Tersebut Membangkitkan Semangat Agar Lansia Tetap Bahagia

1

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, mewisuda sebanyak 556 wisudawan/wisudawati yang memasuki usia lanjut pada Sekolah Lansia yang dibina oleh Dinas KBP3A Kabupaten Aceh Tengah bertempat di Ball Room Gayo Petro Hotel, Sabtu, 27/06/26.

Sekolah Lansia merupakan sekolah nonformal bagi masyarakat usia lanjut yang bertujuan untuk membekali para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia dalam menjalani usia senja.

Kegiatan wisuda tersebut dapat terlaksana karena para lansia sudah melaksanakan pertemuan dengan para fasilitator, yang terdiri dari psikolog, petugas KUA, serta petugas puskesmas, sebanyak 12 kali sehingga mereka dinyatakan lulus dalam pendidikan dengan kutikulum yang ditetapkan oleh Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau BKKBN Nasional.

Kadis KBP3A Aceh Tengah, Helfi Triyansi, SST, M.Kes, dalam laporannya mengatakan bahwa wisuda tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang akan diperingati secara serentak pada 29 Juni 2026.

“Kegiatan wisuda pada Sekolah Lansia ini merupakan rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang akan diperingati secara serentak seluruh Indonesia pada 29 Juni 2026 dalam bentuk upacara di Lapangan Setdakab Aceh Tengah pada Senin nanti” ungkap Helfi.

Untuk Kita ketahui bersama bahwa pada Senin, 29 Juni 2026, Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh menunjuk Kabupaten Aceh Tengah sebagai tuan rumah peringatan Harganas tingkat provinsi.

Dalam pembelajarannya, Sekolah Lansia membekali para lansia dengan materi kebutuhan kehidupn sehari-hari, meliputi : Bidang Kesehatan, Bidang Keterampilan Hidup, Bidang Pengembangan Diri.

Program Sekolah Lansia juga telah diintegrasikan ke dalam kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL) yang tersebar di berbagai titik di Indonesia oleh BKKBN Nasional.

Dalam Laporannya juga Helfi mengatakan bahwa kegiatan pembelajaran Sekolah Lansia dilaksanakan pada masing-masing kampung dengan kerja sama lintas sektor seperti para camat dan reje kampung. Wisuda tersebut diikuti oleh 15 kampung yang merupakan standar 1 dan 2 Sekolah Lansia.

“kegiatan pembelajaran Sekolah Lansia dilaksanakan pada masing-masing kampung dengan kerja sama lintas sektor seperti para camat dan reje kampung. Wisuda kali ini diikuti oleh 15 kampung yang merupakan standar 1 dan 2 Sekolah Lansia” ungkap Helfi.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, juga memberikan sambutan. Beliau menjelaskan bahwa Sekolah Lansia bukan pendidikan asal-asalan melainkan sebuah program yang jelas dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.

“Sebelum melaksanakan kegiatan wisuda, Saya sempat berbincang bersama Forkopimda Aceh Tengah yang bertanya apakah Sekolah Lansia ini resmi, jawabannya adalah resmi dengan SOP yang jelas sehingga saat ini lansia yang sudah tamat mendapatkan sertifikat atau ijazah yang resmi pula” ungkap Safrina.

Selanjutnya, Bupati Haili Yoga juga berkesempatan memberikan sambutan, Beliau melihat bahwa lansia-lansia yang sudah tamat pendidikan pada hari itu seluruhnya memiliki disiplin yang tinggi.

“Kemarin Saya masih di luar kota untuk melaksanakan tugas jemput bola di beberapa kementerian dan tiba tadi pagi yang selanjutnya bergerak ke acara ini. Saya melihat laporan dari Ibu Kadis KBP3A bahwa Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak yang akan wisuda sudah sampai tepat waktu dan saya bangga akan hal tersebut, sesuatu yang sangat hebat dan harus Kita contoh” ungkap Bupati Haili Yoga.

Dalam sambutannya Bupati Haili Yoga juga mengharapkan dengan adanya kegiatan Sekolah Lansia maka para lansia di Kabupaten Aceh Tengah tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia.

“Kita berharap dengan adanya Sekolah Lansia maka para lansia di Kabupaten Aceh Tengah tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia” ungkap Bupati Haili Yoga.

Seperti halnya kegiatan lain yang dihadiri Bupati Haili Yoga, Beliau tetap bertanya kepada peserta siapa saja yang sudah khatam Al-Quran dari puasa hingga saat ini dan memberikan hadiah. Hal tersebut rutin dilakukan pada setiap kegiatan untuk menjalankan salah satu visi misinya yaitu Gemar Membaca Al-Quran.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kajari, Wakil Ketua DPRK, perwakilan Kapolres, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra, Ketua TP-PKK, beberapa Kepala SKPK, para Camat, para Kepala Puskesmas, dan beberapa reje kampung terkait. (M/ProkopimAT)