Jakarta – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., terus mengawal percepatan pemulihan pascabencana melalui audiensi dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Diana Kusumastuti, M.T., beserta jajaran di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Selasa (23/06/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Haili Yoga memaparkan kondisi infrastruktur Kabupaten Aceh Tengah pascabencana hidrometeorologi sekaligus menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang membutuhkan dukungan pendanaan APBN.
Menurutnya, pemulihan infrastruktur menjadi langkah strategis untuk mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan dasar.
Bupati menjelaskan bahwa sektor jalan menjadi salah satu prioritas utama, terutama peningkatan konektivitas menuju kawasan wisata Danau Lut Tawar, termasuk ruas Paya Tumpi menuju Mendale yang masih mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Selain mendukung sektor pariwisata, peningkatan jalan juga diarahkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, khususnya Kopi Arabika Gayo, sawah, dan perkebunan cabai yang menjadi komoditas unggulan Aceh Tengah.
Pada sektor sumber daya air, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengusulkan rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak akibat bencana. Tercatat sebanyak 130 jaringan irigasi terdampak sehingga mengganggu pengairan lebih dari 3.700 hektare lahan pertanian.
Perbaikan irigasi dinilai sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas petani.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan penanganan sinkhole di Kampung Pondok Balek, Kecamatan Ketol, yang memerlukan intervensi teknis dari pemerintah pusat.
Fenomena tersebut tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur jalan, lahan pertanian, serta permukiman warga apabila tidak segera ditangani.
Di bidang pelayanan dasar, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah turut mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), termasuk penyediaan jaringan air bersih bagi kawasan relokasi pascabencana di Kecamatan Linge serta pengembangan SPAM untuk Kecamatan Atu Lintang.
Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah juga mengajukan dukungan pembangunan sanitasi dan jamban sehat bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.
Karena itu, dukungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui alokasi APBN sangat diharapkan agar pemulihan infrastruktur dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalan, irigasi, air minum, sanitasi hingga penanganan kawasan rawan bencana.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga membangun infrastruktur yang lebih tangguh, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan sektor pariwisata, serta memberikan pelayanan dasar yang lebih baik kepada masyarakat”, ungkap Haili Yoga. (RH/ProkopimAT)
