Bupati Haili Yoga : Sinergi Imam dan BKM Penting untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Dakwah

2

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menutup secara resmi rangkaian pelatihan peningkatan kualitas imam, muazin, dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang telah dilaksanakan di 295 kampung se-Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan tersebut diikuti hampir 985 peserta dari perwakilan kampung yang berlangsung di Masjid Al-Muhajirin atau Masjid Pancasila, Kecamatan Jagong Jeget, Jumat (9/10/2026). Bupati hadir didampingi Ketua TP-PKK Aceh Tengah, serta dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam, camat, imam, muazin, dan pengurus BKM dari Kecamatan Jagong Jeget, Atu Lintang, dan Linge.

Bupati Haili Yoga menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar meningkatkan kemampuan teknis dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga memperkuat sinergi imam, muazin, dan pengurus BKM dalam memakmurkan masjid serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, terutama tajwid dan makhraj, agar imam dan muazin dapat menjalankan peran dengan baik. Selain memimpin ibadah, mereka diharapkan mampu mengajak masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

“Imam, muazin, dan BKM harus berjalan bersama. Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga tempat membangun kepedulian, mempererat silaturahmi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan”, ujar Haili Yoga.

Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan program pembinaan tersebut pada tahun anggaran 2027 dengan dukungan anggaran yang memadai. Ia meminta pembinaan keagamaan berjalan berkelanjutan, disertai pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program membaca Al-Qur’an di lingkungan ASN, PPPK, reje kampung, kepala sekolah, dan jajaran pemerintah daerah.

Untuk memperkuat syiar Islam, Bupati mengimbau pengurus masjid agar rutin mengajak masyarakat membaca Al-Qur’an melalui pengeras suara masjid, minimal tiga kali dalam sepekan setelah salat Magrib. Pemerintah daerah juga menyiapkan program penghargaan, termasuk kesempatan umrah, bagi aparatur dan masyarakat yang menunjukkan komitmen dalam mencintai Al-Qur’an serta memakmurkan masjid.

Selain pembinaan keagamaan, Bupati mengingatkan pengurus masjid agar memperhatikan kondisi geografis Aceh Tengah dalam pembangunan maupun rehabilitasi bangunan. Aspek keselamatan konstruksi perlu menjadi perhatian, mengingat wilayah tersebut rawan gempa, sehingga perencanaan bangunan harus dilakukan secara tepat. (RH/ProkopimAT)