Takengon – Mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP., M.Ec.Dev., mengikuti Rapat Koordinasi Kerja Sama Pola Pembibitan bersama Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD, berteman di Command Center Diskominfo Kompleks Setdakab Aceh Tengah, Selasa (17/06/2025).
Rakor kerjasama tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan kerja sama antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) dengan Pemerintah Daerah terkait pemenuhan sumber daya manusia di bidang perhubungan darat melalui Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR), untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut pada Tahun 2025, terang Asisten Administrasi Umum secara terpisah usai mengikuti rakor tersebut.
“Rakor tersebut beragendakan, Pembaruan dokumen kerja sama, dan Rencana penerimaan mahasiswa/taruna tahun 2025 dan skema pembiayaan terkait lainya”, Ungkap Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP., M.Ec.Dev., yang tampak didampingi Hadianata sahruna, ST, MAP. Penelaah teknis kebijakan sekaligus Plt KTU pada Dinas Perhubungan Aceh Tengah.
Untuk informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi telah mengumumkan pembukaan pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2025. Informasi ini menjadi kabar baik bagi lulusan SMA/SMK/MA dan sederajat yang bercita-cita melanjutkan pendidikan tinggi dengan jaminan penempatan kerja sebagai CPNS di sektor transportasi, Imbuh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah.
Terkait Pendaftaran nantinya dapat dilakukan melalui jalur Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (Polbit). Ditambahkannya bahwa Kemenhub mengajak generasi muda Indonesia umunya dan Kabupaten Aceh Tengah khususnya untuk bergabung menjadi taruna dan taruni di institusi pendidikan transportasi yang berkualitas, disiplin, serta siap terjun ke dunia kerja, lanjutnya.
Program Sipencatar Polbit memberikan kesempatan bagi peserta untuk menempuh pendidikan dalam program studi yang relevan dengan sektor transportasi nasional. Tidak hanya mendapatkan pendidikan berkualitas, peserta juga dibina untuk memiliki karakter kuat, integritas tinggi, dan jiwa kepemimpinan.
Salah satu keunggulan utama dari program ini adalah jaminan penempatan kerja setelah lulus. Para taruna dan taruni akan langsung diangkat sebagai CPNS di instansi Kemenhub atau di pemerintah daerah sesuai dengan formasi yang dilamar. Karena itu, program ini menjadi salah satu pilihan populer bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pendidikan sekaligus masa depan yang terjamin.
Total 791 Formasi Tersedia, dengan rincian untuk tahun 2025, Kemenhub membuka 791 formasi yang dibagi menjadi dua kategori utama, Formasi Kementerian Perhubungan 281 formasi (dapat dipilih oleh peserta dari seluruh Indonesia tanpa syarat domisili) dan Formasi Pemerintah Daerah sebanyak 510 formasi (hanya dapat dipilih oleh peserta yang berdomisili di daerah terkait, dengan dibuktikan kepemilikan e-KTP atau Kartu Keluarga.
Dengan dibukanya pendaftaran resmi ini, para calon taruna dan taruni diharapkan segera menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan. Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan langsung bekerja sebagai CPNS kini terbuka lebar bagi siapa pun yang siap berkomitmen membangun sektor transportasi dan perhubungan. (HMA/ProkopimAT)
