Bupati Aceh Tengah Sampaikan Materi dalam Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah

16

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga memberikan materi penting mengenai pendidikan pranikah remaja usia sekolah dalam kegiatan bimbingan yang diselenggarakan di Aula Kementerian Agama Aceh Tengah, Selasa (17/06/2025).

Sebanyak 40 siswa dari beberapa institusi pendidikan terkemuka di Aceh Tengah turut serta dalam bimbingan ini, meliputi perwakilan dari SMA Negeri 1 Takengon, Madrasah Aliyah Negeri 1 Takengon, Madrasah Aliyah Negeri 2 Takengon, dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh Prodi D-III Kebidanan Aceh Tengah.

Dalam paparannya, Bupati Haili Yoga menekankan pentingnya pengetahuan dan persiapan matang bagi remaja sebelum memasuki jenjang pernikahan terutama menyangkut aspek-aspek krusial seperti kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan membangun fondasi rumah tangga yang harmonis.

“Pendidikan pranikah ini penting untuk membekali kita agar siap menghadapi tantangan kehidupan berumah tangga, sekaligus sebagai upaya pencegahan dini terhadap masalah-masalah sosial seperti perceraian dan stunting yang sering berakar dari ketidaksiapan,” terang Haili.

Lebih lanjut, Bupati juga menjelaskan berbagai aspek hukum, sosial, dan agama yang berkaitan dengan perkawinan, serta potensi risiko pernikahan dini.

Menurut bupati, melalui bimbingan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif kepada para remaja agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab di masa depan.

“Harapan kita, kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi adik-adik sekalian dalam merencanakan masa depan, sehingga mampu membentuk keluarga yang bahagia, sehat, dan berkualitas, serta berkontribusi positif bagi pembangunan Aceh Tengah,” tutup Haili Yoga.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Aceh Tengah, Wahdi menyebutkan bahwa Kegiatan bimbingan ini ditujukan untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai bagi para remaja usia sekolah, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang bijak dan bertanggung jawab terkait masa depan mereka, termasuk dalam hal pernikahan.

“Kami melihat kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada remaja tentang pentingnya persiapan pranikah yang matang,” ujar Wahdi.

Ia menambahkan, kegiatan bimbingan yang dilaksananakan pihaknya adalah untuk menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta terhindar dari permasalahan sosial yang sering timbul akibat kurangnya persiapan

Wahdi juga berharap, melalui bimbingan ini, para remaja dapat menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan mereka dan menyebarkan informasi penting ini kepada teman sebaya. (IMH/ProkopimAT)