Lepas Calon Paskibra Asal Aceh Tengah Menuju Seleksi Provinsi, Bupati Haili Yoga : Disiplin Yang Utama
Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, melepas dua pasang calon paskibra menuju seleksi untuk menjadi paskibra pada tingkat Provinsi Aceh bertempat di ruang kerja Bupati Aceh Tengah, Kamis, 30/04/26.
Kegiatan simbolis pelepasan tersebut turut dihadiri orang tua masing-masing dari siswa yang akan berangkat menuju Banda Aceh dalam misi mengharumkan nama Tanoh Gayo.
Dalam kesempatan tersebut turut mendampingi siswa/siswi terbaik Takengon tersebut Kepala Badan Kesbangpol Aceh Tengah, Iwan Kenangan. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan akan dilaksanakan selama empat hari dimulai pada pembukaan seleksi pada tanggal 6 Mei.
“Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan tanggal 10 Bulan Mei yang mana pembukaan akan dilaksanakan pada malam hari tanggal 6 tersebut. Kurang lebih adik-adik Kita ini akan melaksanakan seleksi selama empat hari” ucap Iwan.
Adapun keempat siswa/siswi tersebut yaitu, Paris Atmaysal (SMA N 1 Takengon), Dimas Novri Orlando (Pasantren Darul Mukhlisin), Syafiqah haniyah(SMA N 1 Takengon), dan Khosyi Lela bengi (SMA N 1 Takengon).
Dalam kesempatannya, Bupati Haili menyampaikan bahwa dalam memuluskan langkah calon Paskibra untuk lolos seleksi tingkat provinsi hal yang sangat dibutuhkan selain berlatih adalah disiplin tinggi.
“Jika kalian sudah menerapkan disiplin tinggi dalam hidup seleksi apa saja yang kalian ikuti akan terasa lancar. Cerminan disiplin itu dapat dilihat pada waktu kita memulai aktivitas pagi, Saya itu bangun pagi pada saat ini rutin pada jam 3 pagi karena telah membiasakan diri dengan disiplin tinggi” ucap Bupati Haili.
Dalam sela kegiatan tersebut para orang tua juga berharap bahwa anak-anak mereka dapat lolos seleksi tingkat provinsi dan juga berharap dapat diberikan kesempatan mengikuti seleksi Paskibraka pada tingkat nasional.
Dalam kesempatannya menutup perbincangan ringan tersebut, Bupati Haili juga mengingatkan bahwa restu orang tua itu lebih penting dari apapun. “Sebelum berangkat sangat penting untuk meminta restu orang tua. Restu orang tua jauh lebih berarti dari latihan ataupun lainnya untuk memuluskan langkah kalian agar lolos seleksi nantinya” ucap Bupati Haili sebelum kegiatan berakhir. (M/ProkopimAT)
