Bupati dan Wakil Bupati Ikuti Kegiatan Pengarahan Presiden RI Kepada Forkopimda Se-Aceh

59

Takengon – Guna memastikan dan mendorong percepatan penanganan Covid-19 diwilayah Provinsi Aceh, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto melaksanakan pengarahan kepada Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Aceh.

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar bersama 22 Bupati/Walikota lainnya hadir secara langsung dalam acara yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Firdaus, SKM didampingi Kapolres AKBP. Nurrochman Nulhakim dan Ketua Mahkamah Syar’iyah M. Syauqi, serta perwakilan dari Pengadilan Negeri, Kajari, Kodim 0106 dan MPU mengikuti pengarahan Presiden Jokowi secara virtual di Gedung Oproom Setdakab setempat, Kamis (16/09).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh Nova Iriansyah turut memaparkan laporan terkait perkembangan dan penanganan Covid-19 di Provinsi berjuluk Serambi Mekah itu.

Dikatakannya, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Aceh dan Kabupaten/Kota dalam rangka meningkatkan kesembuhan akibat Covid-19 dan sedang fokus untuk menyelesaikan vaksinasi, yang secara rata-rata masih berada dibawah 30 persen.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam arahannya meminta kepada Kepala Daerah dan unsur Forkopimda se-Aceh untuk terus secara sigap memberikan perhatian dalam penanganan pandemi Covid-19 di Daerah masing-masing.

Dikatakan Jokowi, pihaknya secara khusus terus memantau perkembangan kasus dan kondisi pandemi di Provinsi Aceh yang sejauh ini sudah mulai mengalami trend penurunan kasus baik angka kesakitan maupun kematian.

“Situasi Covid-19 yang ada saat ini, harus kita sikapi dengan sigap, disiplin prokes harus terus ditegakkan dan jangan lengah,” ujar Presiden RI itu.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI itu juga berpesan kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menerapkan isolasi terpusat (isoter) bagi yang terpapar agar mendapatkan perawatan lebih maksimal, kemudian lakukan percepatan vaksinasi, penyaluran obat-obatan dan vitamin dan yang terakhir adalah mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. (IMH/ProkopimAT)