Bupati Haili Yoga Buka Rakorwil Ke-I Al Jam’iyatul Washliyah Aceh di Takengon

22

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Ke-I Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Aceh Tahun 2025 di Takengon.

Acara yang dihadiri oleh Pimpinan Pengurus Besar dan Pengurus Wilayah Aceh serta Pengurus Daerah Kabupaten/ Kota se-Aceh ini, berlangsung di Gedung Ummi Pendopo Bupati, pada Sabtu (24/08/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menyambut baik kedatangan para pengurus dan kader Al Jam’iyatul Washliyah di Kabupaten Aceh Tengah atau tepatnya di Kota Takengon.

Dia menyebutkan kehadiran organisasi sebesar Al Jam’iyatul Washliyah memberi kebanggaan tersendiri dan keberkahan bagi daerah ini.

“Kami sangat berbahagia sekali, mudah-mudahan kedatangan tamu-tamu ini membawa keberkahan bagi daerah,” ujar Bupati.

Dikesempatan itu, Bupati Haili Yoga turut memaparkan berbagai program yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama instansi terkait untuk meningkatkan iman dan takwa (imtaq) masyarakat.

Dikatakannya, program-program yang sedang dijalankan tersebut selama ini telah berjalan optimal, karena dilakukan secara bersama-sama dengan berbagai elemen dan unsur masyarakat.

“Kami sebutkan saja seperti program safari subuh rabu berkah, sapa magrib, kampung qur’ani, dan masjid berbagi, itu semua kami jalankan secara bersama-sama dan tanpa anggaran” jelas bupati.

Karena itu, Bupati turut mengajak pengurus dan kader Al Jam’iyatul Washliyah terutama yang berada di kabupaten ini untuk turut menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program-program tersebut.

Selain itu, Bupati Haili Yoga juga berharap agar Rakorwil ini dapat menghasilkan program-program yang bermanfaat, tidak hanya untuk internal organisasi, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. H. Masyhuril Khamis, SH., MH, dalam sambutannya menceritakan sejarah panjang organisasi, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan bersama NU, Muhammadiyah, Perti, dan Matlaul Anwar, termasuk juga menerangkan peran Al Jam’iyatul Washliyah dalam mengembangkan ajaran Islam di Negeri Sabah, Malaysia.

Dijelaskannya bahwa Al Jam’iyatul Washliyah telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan, dakwah, dan sosial sejak berdirinya. Organisasi ini berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui penyelenggaraan Rakorwil ini, yaitu untuk merumuskan langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan umat.

Dia menekankan pentingnya sinergi antar pengurus dan kader untuk memperkuat peran organisasi dalam membangun masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia

“Melalui Rakorwil ini, kami berharap dapat merumuskan langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan umat, sehingga kehadiran Al Jam’iyatul Washliyah dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” terangnya.

Lebih lanjut, terkait tata kelola organisasi, Dr. Masyhuril Khamis meminta daerah yang sudah terbentuk kepengurusannya untuk segera menyusun pengurus di tingkat kecamatan (Pengurus Cabang) bahkan bila memungkinkan hingga tingkat kepengurusan desa/ kampung (Pengurus Ranting).

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Jam’iyatul Washliyah Aceh, Prof. Ridwan Nurdin, menyampaikan bahwa Rakorwil yang akan berlangsung selama beberapa hari kedepan ini, dihadiri oleh pimpinan dari 18 Pengurus Daerah (PD) dari total 22 kepengurusan yang ada di Aceh.

Dalam hal ini, Dia menekankan pentingnya konsolidasi dan penertiban aset organisasi sebagai agenda utama yang akan dibahas dalam Rakorwil Ke-I Tahun 2025, disamping agenda lainnya tarkait visi dan misi organisasi.

“Rakorwil I Al Jam’iyatul Washliyah Aceh ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia” Harap Pria yang juga Rektor IAIN itu. (IMH/ProkopimAT)