Momen Hari Kemerdekaan, Dinas Kominfo Aceh Tengah Luncurkan 5 Inovasi

1

Takengon — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Tengah untuk mengakselerasi transformasi digital.

Bertepatan dengan hari bersejarah ini, Diskominfo Aceh Tengah resmi meluncurkan lima inovasi layanan berbasis teknologi informasi guna memperkuat efisiensi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menyampaikan bahwa peluncuran kelima inovasi ini merupakan wujud nyata semangat kemerdekaan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan terintegrasi.

“Kemerdekaan di era modern adalah kemerdekaan dalam mengkreasikan solusi terbaik bagi masyarakat. Melalui kemudahan akses informasi dan layanan publik berbasis digital ini, kita ingin memastikan kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung dan cepat,” ujarnya, Senin 17/08/2026).

Inovasi pertama yang diperkenalkan adalah Alpukat Gayo (Aplikasi Layanan Publik Kabupaten Aceh Tengah). Platform ini dirancang sebagai super-app terpadu yang memuat berbagai integrasi layanan publik daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk mengakses berbagai urusan administratif Pemkab Aceh Tengah dalam satu genggaman.

Inovasi kedua adalah SAPA (Satu Pintu Akses Data), sebuah portal integrasi data sektoral daerah yang menyatukan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Di sisi lain, inovasi ketiga berupa Pematang (Pemantauan Aceh Tengah) hadir sebagai sistem monitoring terpadu berupa CCTV untuk memantau wilayah kota yang ditempatkan di persimpangan jalan, lokasi padat arus kendaraan, titik rawan tumpukan sampah, serta ruang publik secara real time.

Guna memperkuat literasi digital, Diskominfo meluncurkan inovasi keempat yaitu Kedik (Klinik Edukasi Digital Kominfo). Program ini berfokus pada pendampingan, pemahaman keamanan siber, serta edukasi pemanfaatan teknologi bagi aparatur, dinia usaha dan masyarakat.

Sementara itu, inovasi kelima adalah Bapokting (Bahan Pokok Penting), sebuah platform pemantauan harga dan ketersediaan komoditas pangan pokok secara berkala guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Kehadiran kelima inovasi terintegrasi ini membawa dampak signifikan bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tengah.

Dari sudut pandang birokrasi, ketersediaan data yang valid melalui SAPA memungkinkan pengambil kebijakan merumuskan keputusan yang presisi berbasis data (data-driven decision making), sekaligus meningkatkan transparansi anggaran dan akuntabilitas kerja pemerintah.

Bagi masyarakat luas, percepatan digitalisasi ini memangkas birokrasi yang rumit, menjamin transparansi harga pasar melalui Bapokting, kemudahan layanan. Publik melalui Alpukat Gayo serta meningkatkan kesadaran digital lewat Kedik.

Langkah progresif Diskominfo Aceh Tengah pada momen Hari Kemerdekaan ini menjadi fondasi kuat menuju mewujudkannya Smart City yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (*)

Poster: Peluncuran 5 Inovasi Kominfo