Pengendalian Inflasi di Daerah, Pj. Bupati Lakukan Tanam Bawang Merah

65

Takengon – Pj. Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT melaksanakan kegiatan penanaman bibit Bawang Merah dalam rangka pengendalian Inflasi bertempat di lahan milik kelompok tani (Poktan) Anugerah, Kampung Rejewali Kecamatan Ketol, Sabtu (06/04).

Kegiatan yang dirangkai dengan pemberian bantuan pupuk cair kepada kelompok tani ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Kadis Pertanian, Kepala Bappeda, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Perhubungan, Kabag ekonomi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), para petani serta undangan lainya.

Bawang Merah yang ditanam memakai bibit Varietas Tajuk yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Petani mengungkapkan bahwasannya Kelompok Taninya terkendala dengan bibit, dikarenakan jauhnya jarak Jawa Timur ke Aceh Tengah sehingga memakan banyak biaya.

“Kami saat ini mengalami kendala di Bibit Varietas Tajuk ini, karena jauhnya jarak dari Jawa Timur ke Aceh Tengah sehingga memakan banyak biaya” kata para Petani.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Mirzuan mengharapkan kepada para Petani didampingi Penyuluh Pertanian juga Dinas Pertanian untuk memproduksi pembibitan di Aceh Tengah.

“Dalam hal ini, kami mengharapkan kepada para Petani didampingi Penyuluh juga Dinas Pertanian untuk melakukan produksi bibit di Aceh Tengah, setelah Panen nanti silahkan dicoba melakukan proses pembibitan kemungkinan ada harapan bisa dijadikan bibit untuk dikembangkan lagi” terang Mirzuan.

Untuk diketahui, masa tanam Bawang Merah Varietas Tajuk ini ditanam sekitar 52 hari lalu akan siap panen dan perkiraan hasil dalam luas 1 Hektare bisa mencapai 10 sampai dengan 15 Ton.

Tidak lupa Mirzuan memberikan harapan kepada Petani agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan sehingga dapat menendalikan Inflasi di Kabupaten Aceh Tengah.

“Tentunya, atas nama pemerintah Kabupaten Aceh Tengah saya memberi harapan besar kepada masyarakat dalam hal ini Kelompok Tani Anugerah dari Kampung Rejewali, Kecamatan Ketol ini agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan sehingga bisa mengendalikan Inflasi di Daerah ini” tambah Mirzuan. (DPM/ProkopimAT)

X