Pj. Sekda Aceh Tengah Hadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Untuk Kendalikan Inflasi

61

Takengon – Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tengah, Mursyid, menghadiri acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Aceh di Lapangan Sanggamara, Takengon, pada Senin (8/9/2025).

​Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kajari Aceh Tengah, Kasdim 0106, perwakilan dari Polres Aceh Tengah, Kepala BPS, Kepala Dinas Sosial, serta perangkat desa dan ratusan warga dari berbagai wilayah di sekitar Kota Takengon.

​Mursyid menegaskan bahwa Pemkab Aceh Tengah berkomitmen untuk terus mengambil langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan di seluruh wilayah.

​”Kegiatan ini sangat penting untuk membantu masyarakat agar tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Mursyid berharap melalui kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu solusi nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Tengah.

​Ia juga menitipkan pesan agar Dinas Pangan Provinsi Aceh akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menangani kenaikan harga dan inflasi yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah.

​Hal senada turut disampaikan Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri, yang mengatakan bahwa GPM adalah wujud nyata dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjamin ketahanan pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat.

​Dikatakannya, pemerintah Provinsi Aceh tetap konsisten dalam melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi, salah satunya dengan rutin menggelar GPM di berbagai kabupaten dan kota.

​Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah, Busra Aradi, melaporkan bahwa Gerakan Pangan Murah telah menjadi program rutin yang efektif dalam rangka menangani kenaikan harga dan inflasi didaerah itu.

Dia menyebutkan Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah telah melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 68 kali dari berbagai sumber pendanaan maupun alokasi kegiatan, seperti GPM DOKA sebanyak 10 kali, GPM SPHP sebanyak 48 kali, GPM Bawang sebayak 5 kali dam GPM Cabe sebanyak 5 kali.

“Dinas Pangan Aceh Tengah telah melaksanakan GPM sebanyak 68 kali, dengan sumber pendanaan dari berbagai alokasi,” jelas Busra.

Terkait dengan pelaksanaan GPM hari ini, Busra juga menyampaikan urgensi kegiatan dengan kondisi riil harga pasar sejumlah komoditi di Kabupaten Aceh Tengah seperti cabe merah yang telah menyentuh harga sebesar Rp. 70.000,-/ kg, bawang merah seharga Rp. 40.000,-/ kg, telur ayam (jumbo) Rp. 52.000,-/ papan, Gula pasir Rp. 18.000,-/ kg, dan minyak goreng kemasan 2 liter Rp. 43.000,-

Adapun dalam pelaksanaan GPM dikesempatan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan satu paket sembako senilai Rp208.000 yang berisi: ​Cabe merah ½ kg seharga Rp31.000,-, ​Telur ayam 1 papan Rp42.000,-, ​Beras premium 5 kg Rp56.000,-, ​Minyak goreng 2 liter Rp35.000,-, ​dan Gula kemasan 2 kg dengan harga Rp30.000,-. (IMH/ ProkopimAT)