Sungai Meluap Dua Kampung Terdampak, Bupati Shabela Turun Langsung Bertindak

27

Takengon – Pastikan kondisi Masyarakat dan lokasi terdampak banjir bandang yang menerjang dua Kampung di Kecamatan Pegasing, pada Minggu petang 24 April 2022, jelang waktu berbuka, telah aman dan tertangani dengan baik, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, datangi langsung lokasi di Kampung Lelumu dan Kampung Suka Damai, kecamatan Pegasing, Aceh Tengah pada Senin (25/04/2022).

Didampingi Kepala Dinas Sosial, Kadis Pariwisata, Kalak BPBD, Camat Pegasing dan Kabag Prokopim Aceh Tengah, Bupati Shabela selain meninjau langsung kawasan terdampak banjir luapan, dan berkesempatan berdialog serta menyerahkan bantuan masa panik kepada warga korban banjir luapan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kami, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini, semoga kita semua dapat tabah dan sabar dengan musibah yang datang dari Allah SWT terutama masih dalam bulan suci Ramadhan, dan semoga Kita dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian,” Ungkap Bupati Aceh Tengah kepada para korban terdampak banjir luapan.

Di tempat yang sama, Bupati Shabela Abubakar juga langsung menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan tindak lanjut guna mengantisipasi kejadian yang lebih parah, mengingat wilayah yang dilewati aliran sungai tersebut kerap dilanda banjir dadakan terutama pada musim penghujan.

Mewakili masyarakat Kampung Lelumu dan Suka Damai, Reje Kampung Suka Damai, Junadi Aramiko, mengucapkan terimakasih atas perhatian, kunjungan dan bantuan yang diberikan Pemerintah Aceh Tengah, namun disampaikan juga, atas nama Masyarakat setempat memohon agar kedepannya dapat dilakukan normalisasi di sepanjang aliran sungai, supaya tidak terjadi lagi kejadian yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Shabela menyebutkan, terkait langkah kedepan Pemerintah dalam menanggulangi banjir yang rutin terjadi ini, sepertinya tidak hanya sekadar melakukan normalisasi saja.

“Untuk menanggulangi banjir luapan ini, bukan hanya upaya normalisasi saja, kami juga menghimbau untuk Masyarakat agar jangan mendirikan bangunan terlalu dekat dengan aliran sungai, terutama di daerah yang memang rawan banjir, selain itu tanamlah pohon keras di sepanjang aliran sungai, sebagai penghalang dan tempat serapan serta untuk menjaga keseimbangan alam,” Imbau Bupati Shabela.

Dari amatan di lokasi, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui BPBD Aceh Tengah dengan bantuan masyarakat sekitar, TNI dan Polri telah melakukan pembersihan material yang hanyut terbawa banjir, baik berupa kayu dan batu yang menghalangi jalan, serta berakibat rusaknya jembatan penghubung.

Dilaporkan kondisi terakhir walau air yang mengalir masih dengan warna kecoklatan keruh berpadu material lumpur, namun dipastikan telah mulai surut, sedangkan untuk akses jalan dan jembatan terdampak masih belum bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Sebagai informasi, dampak dari banjir luapan sungai, pada Minggu 24/04/22 sore, sekitar pukul 17.00 Wib – 18.00 Wib tersebut, setidaknya telah merendam 7 unit rumah warga di Kampung Lelumu dan 15 unit rumah lainnya di Kampung Suka Damai Kecamatan Pegasing, termasuk 2 unit jembatan dengan kondisi rusak berat dan 3 ruas jalan yang sementara belum dapat dilalui kendaraan. (HMA/ProkopimAT)