Tindaklanjuti Pertemuan Terkait Festival Meurah Silu Tahun 2022, Sekda Adakan Rapat Bersama Tim Teknis Perwakilan Bank Indonesia

22

Takengon – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M.Si, menerima kunjungan pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe terkait teknis penyelenggaraan Festival Meurah Silu Tahun 2022 yang akan diadakan pihak BI berkolaborasi dengan Pemda Aceh Tengah, Jumat (13/05/22).

Rapat yang diadakan di ruang kerja sekda tersebut dihadiri oleh Asisten Manager KPwBI beserta jajaran dan kepala OPD Kabupaten Aceh Tengah terkait festival tersebut.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari adanya pertemuan kemarin, rapat hari ini bertujuan membahas teknis penyelenggaraan festival yang rencananya digelar di lapangan Setdakab Aceh Tengah.

Sebelumnya terdapat salah satu opsi untuk dijadikan tempat penyelenggaraan yaitu lapangan Musara Alun, namun mengingat tempat yang kurang strategis serta menjaga lapangan tetap pada fungsinya maka lapangan Setdakab Aceh Tengah menjadi opsi yang paling memungkinkan.

Seperti yang dijelaskan pada pertemuan sebelumnya festival ini akan mengangkat budaya Gayo dan penguatan Usaha Masyarakat Kecil Menengah menjadi tema dari festival ini.

Puncak dari festival ini direncanakan akan digelar pada tanggal 24-25 Juni 2022 dengan rangkaian acara yang akan digelar jauh sebelum acara puncak dimulai.

Adapun rangkaian acara pada festival kali ini berbentuk lomba-lomba yang dibuka untuk umum pada 23 kabupaten/kota Provinsi Aceh.

Selain itu festival ini juga akan dilaksanakan dengan metode hybrid yaitu online dan offline. Sehingga tidak menutup kemungkinan festival ini dapat disaksikan secara nasional dengan metode online.

Hal ini juga sebagai usaha KPwBI mengajak serta menggandeng masyarakat di luar Provinsi Aceh untuk mengenal budaya Gayo serta menjual produk UMKM Aceh ke pasar yang lebih luas.

Subhandhy juga bersyukur dengan adanya kepercayaan dari pihak KPwBI maka Budaya Gayo dapat dikenal diseluruh penjuru negeri serta UMKM yang selama ini lesu efek dari pandemi Covid-19 dapat bangkit kembali.

“Terima kasih kami ucapkan kepada perwakilan Bank Indonesia yang telah memberi kepercayaan kepada daerah kami untuk berkolaborasi bersama dalam menyelenggarakan festival yang saya rasa sangat bermanfaat ini” ucap Sekda Subhandhy.

Dengan tanggapan positif dari Pemda Aceh Tengah, pihak KPwBI kedepannya akan terus berkoordinasi secara intens agar festival ini dapat berjalan dengan lancar.

“Mengingat masa pandemi belum berakhir, maka kami juga akan menjaga ketat protokol kesehatan setiap rangkaian acara hingga acara puncak nantinya. Untuk itu, kami juga berharap dari Pemda untuk mengeluarkan rekomendasi izin acara untuk dapat kami teruskan kepada satgas Covid-19 yang berwenang” tambah Lafran yang menjabat Asisten Manager BI Lhokseumawe.

Menanggapi hal tersebut Sekda Subhandhy mengatakan Pemda akan memberi rekomendasi untuk diteruskan kepada Kapolres Aceh Tengah sebagai wakil ketua satgas Covid-19 Aceh Tengah untuk dapat dipertimbangkan pemberian izin acara.

“Selain memberi rekom izin kita juga akan secara aktif mempromosikan festival ini melalui baliho serta medsos yang dimiliki oleh OPD-OPD dalam Kabupaten Aceh Tengah” tutup Sekda Subhandhy mengakhiri rapat tersebut. (MLN/ProkopimAT)