Takengon – Setelah menyelesaikan pembahasan pengadaan tanah untuk pembangunan SD Negeri 3 Linge di Kampung Umang, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., melanjutkan kunjungan ke Kampung Jamat, Kecamatan Linge, Minggu (25/10/2026), untuk menuntaskan persoalan pengadaan lahan relokasi bagi masyarakat Kampung Reje Payung.
Musyawarah yang berlangsung di Meunasah Kampung Jamat tersebut membahas pengadaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) serta fasilitas umum dan pendidikan bagi masyarakat Kampung Reje Payung yang akan direlokasi ke Kampung Jamat.
Dalam musyawarah tersebut, salah satu persoalan utama yang dibahas adalah perbedaan antara harga yang diharapkan calon penjual dengan nilai hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Lahan yang direncanakan mencakup tiga titik kepemilikan berbeda dengan jumlah luas keseluruhan sekitar 3,4 hektare untuk pembangunan huntap dan fasilitas pendukung, meliputi sekolah, puskesmas pembantu (pustu), serta sarana ibadah.
Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa pengadaan tanah menggunakan anggaran negara harus dilaksanakan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, nilai pengadaan harus mengacu pada hasil penilaian KJPP, berbeda dengan bantuan atau donasi masyarakat yang sebelumnya digunakan untuk membantu warga terdampak bencana.
“Ketika bencana, sebagian kebutuhan tanah dapat kita bantu melalui donasi orang-orang baik. Namun, sekarang kita menggunakan uang negara, sehingga harus dipertanggungjawabkan sesuai aturan”, ujar Haili Yoga.
“Kita harus mencari solusi bersama dengan mengedepankan kebersamaan, berarti kita harus sama-sama berkorban dengan kebersamaan kita tutupi kekurangannya”, sambungnya.
Dalam pembahasan tersebut, masyarakat dan pemilik lahan menyampaikan kesediaan untuk menerima hasil musyawarah. Sementara itu, Reje Kampung Reje Payung, Sejahtera, menyampaikan bahwa pertemuan bersama Bupati membantu menyelesaikan persoalan perbedaan harga pengadaan lahan yang selama ini menjadi kendala relokasi.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat bersedia bergotong royong untuk membantu menutupi kekurangan biaya yang masih menjadi pembahasan, sebagai bentuk kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan hunian dan fasilitas umum bagi warga.
“Atas nama masyarakat Kampung Reje Payung, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah hadir langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Alhamdulillah, melalui musyawarah, sudah ada kesepahaman dengan pemilik tanah sehingga proses pengadaan lahan dapat dilanjutkan”, ungkap Sejahtera.
Dalam pertemuan tersebut Bupati hadir didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Tengah, Plt. Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten dan kepala SKPK. Pertemuan turut melibatkan masyarakat serta pemilik lahan yang direncanakan untuk lokasi relokasi. (RH/ProkopimAT)
