728 Mahasiswa/i Universitas Teuku Umar Melaksanakan KKN Di Kabupaten Aceh Tengah

148

Takengon – Pelepasan dan penyambutan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler angkatan XX tahun 2023 Universitas Teuku Umar (UTU), bertempat di Oproom Setdakab Aceh Tengah, Senin (10/07/2023).

Dalam hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah menyambut kedatangan 728 mahasiswa/i UTU, yang akan dibagi ke beberapa kecamatan, untuk disebarkan lagi di kampung yang akan menjadi lokasi KKN dari masing-masing mahasiswa/i tersebut.

KKN tersebut akan dilaksanakan di 9 Kecamatan di Aceh Tengah, yaitu, Kecamatan Jagong Jeget, Kecamatan Rusip Antara, Kecamatan Celala, Kecamatan Atu Lintang, Kecamatan Kute Panang, Kecamatan Bebesen, Kecamatan Bintang, Kecamatan Ketol, dan Kecamatan Linge.

Direncanakan KKN tersebut akan berlangsung selama satu bulan, terhitung 10 Juli – 10 Agustus 2023, dengan mengangkat tema Pemanfaatan Produk Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting dan Penguatan Indeks Desa Membangun.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah Sukirman, S.STP, M.Ec.Dev, menyampaikan dalam sambutannya, selamat datang di Kabupaten Aceh Tengah, “kami selaku Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengucapkan selamat datang di Tanoh Gayo, daerah yang berhawa sejuk, dan kami juga sangat berterima kasih kepada pihak UTU yang telah mempercayai daerah kami dalam pelaksanaan KKN kali ini,” ujar Sukirman saat membacakan sambutan Pj. Bupati Aceh Tengah.

Kemudian Sukirman berpesan kepada para mahasiswa/i peserta KKN, untuk memanfaatkan KKN tersebut dengan baik, “kami inginkan agar mahasiswa/i dapat mempraktikkan teori-teori yang sudah didapat di kampus, agar ilmu dan pengalaman yang didapatkan nantinya dapat menjadi bekal sebelum memasuki dunia pekerjaan,” kata Sukirman.

Apalagi tema yang diangkat pada pelaksanaan KKN UTU tahun 2023, berkaitan erat dengan penanganan stunting. Dengan adanya KKN ini, diharapkan dapat terjalin kontribusi yang efektif, baik itu antara petugas kesehatan maupun mahasiswa/i sendiri dalam menurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk itu, sebagai penutup dalam sambutannya, Pj. Bupati menghimbau kepada Camat, Kepala Puskemas dan masyarakat yang menjadi lokasi KKN untuk memberi arahan dan pendampingan, “tentunya kami ingatkan agar para camat, kepala puskesmas, reje kampung, dan pihak lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan KKN ini, untuk dapat mendampingi dan mengarahkan, sehingga nantinya mahasiswa/i memiliki tambahan wawasan dan pengetahuan yang diimplementasikan di kemudian hari.” tutup Sukirman saat membacakan sambutan Pj. Bupati Aceh Tengah. (AS/ProkopimAT)

X