Potensi Industri Keripik Tempe Gunung Singit Dilirik Ketua TP PKK, Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

25

Takengon – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Tengah, Ny. Risnawati Haili Yoga hari ini Rabu (04/06/2025) melakukan kunjungan kerja ke sentra industri keripik tempe di Kampung Gunung Singit Kecamatan Silih Nara.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung potensi dan perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan oleh masyarakat setempat, khususnya di sektor pengolahan keripik tempe.

Dalam kunjungannya, Ny. Risnawati Haili Yoga yang hadir didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim dan Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, mengapresiasi kegigihan dan kreativitas ibu-ibu di Kampung Gunung Singit dalam mengolah tempe menjadi produk keripik yang renyah dan memiliki cita rasa khas.

Beliau juga berkesempatan berdialog dengan para pelaku usaha, mendengarkan kendala serta harapan mereka untuk mengembangkan usaha.

“Industri keripik tempe di Gunung Singit ini punya potensi besar untuk terus berkembang. Kualitas produknya bagus, dan ini bisa jadi salah satu unggulan daerah kita,” ujar Ny. Risnawati Haili Yoga

“Kami dari TP PKK siap mendukung para pelaku UMKM, baik melalui pendampingan, pelatihan, maupun fasilitasi pemasaran agar produk keripik tempe ini bisa dikenal lebih luas dan mampu mendongkrak perekonomian keluarga serta daerah” lanjutnya.

Dalam pengamatannya, Ketua TP PKK Aceh Tengah itu menilai potensi ekonomi keripik tempe dari Kampung Gunung Singit memang tidak bisa dianggap remeh.

Menurutnya, dengan  bahan baku yang mudah didapat dan proses produksi yang relatif sederhana, keripik tempe telah menjadi salah satu sumber penghasilan utama bagi beberapa keluarga di kampung tersebut.

“Dengan dukungan yang tepat, keripik tempe Gunung Singit optimis bisa menjadi ikon kuliner dan motor penggerak ekonomi kreatif di seputaran Kecamatan Silih Nara, bahkan dapat pula merambah lebih jauh hingga ke pusat Kabupaten Aceh Tengah.” Pungkas istri bupati ini.

Dalam kesempatan itu, para pelaku usaha menyambut baik kunjungan ini dan berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat untuk memajukan industri keripik tempe daerah ini.

Mereka menitipkan pesan, melalui kunjungan Ketua TP PKK ini, dapat menjadi katalisator bagi pengembangan lebih lanjut, mulai dari peningkatan kualitas produk, standardisasi, hingga perluasan jaringan pasar. (IMH/ProkopimAT)